Mengenalkan Halal Lifestyle Melalui Indonesia Muslim Life Festival Kepada Foreigner


Assalammu'alaykum Reads,

Indonesia Muslim Lifestyle Festival 2019 akan segera dilaksanakan akhir pekan ini, jangan lupa bookmark kalender kalian ya reads. Sebelum ke sana, kenalan dulu dong sama Indonesia Muslim Lifestyle Festival karena kalau belum kenal ya harus kenalan 😁. Selain itu gie juga mau cerita nih mengenai pengalaman gie berteman dengan beberapa foreigner. Mereka penasaran dan banyak bertanya khususnya tentang Islam dan Halal Lifestyle. Sekalian deh ya gie sharing di sini Mengenalkan Halal Lifestyle Melalui Indonesia Muslim Life Festival Kepada Foreigner.


Indonesia Muslim Life Festival


Sebagai social person gie seneng banget punya banyak temen, waktu dulu nggak kebayang bakalan punya rekan kerja dan temen dari berbagai negara πŸ˜‚. Walaupun dari kecil sudah terbiasa dengan orang asing (oom gie ada yang dari Belgia dan Belanda) tapi tetap aja pas udah gede banyak banget perbedaannya. Karena kalau keluarga kam notabene mereka sudah cukup lama mengenal Islam dan mereka nggak asing dengan Halal Lifestyle.

Apalagi sejak gie memutuskan berhijab saat SMA, waktu itu gie nggak berpikir kalau gie akan bisa berkarir dan memiliki banyak teman seperti sekarang ini. Karena gie inget banget, waktu lulus SMP dan gie mendeklarasikan keputusan gie akan berhijab, tanggapan yang gie dapatkan dari keluarga adalah :

Kalau kamu berhijab nanti nggak bisa berkarir lho.

Jujur aja sih waktu itu gie nggak banyak pikir soal karir, cuma yakin aja sama Allah. Karena jika kita mematuhi perintah Allah maka (menurut gie) segala sesuatu akan menjadi mudah, apapun itu. Sampai akhirnya gie kuliah dan gie inget banget punya temen yang keukeuh ingin nikah sama orang asing (and she did it, bahkan sekarang tinggal di eropa).

Mengenalkan Halal Lifestyle Kepada Foreigner

Anggi, kenapa kamu pakai hijab ? Kamu kan masih muda - Peter, 2011

Waktu itu, tahun 2011 gie kali pertama punya rekan kerja dan teman dari luar asia tenggara, beliau berasal dari Tiongkok. Mayoritas di sana kan non muslim dan mereka sangat sedikit sekali pengetahuan tentang Islam. Bahkan mereka menganggap hijab adalah budaya arab, bukan kewajiban seorang muslimah. Saat itu gie sadar, kalau gie harus terus belajar mengenai Islam dan bahwa gie adalah "wajah" Islam itu sendiri.

Bagi Singaporean seperti Albert, gie berhijab itu biasa karena mereka tinggal di South East Asia dan bertetangga dengan Indonesia dan Malaysia yang mayoritas beragama Islam. Tapi Bagi Peter, Alex dan Sean yang berasal dari Tiongkok, hal itu tidak biasa karena pada 2011 mereka baru pertama kali datang ke Indonesia dan melihat banyak muslimah berhijab - bahkan menjadi salah satu partner kerja mereka di Jakarta.

Sejak itu gie semakin belajar dan berusaha untuk bisa menampilkan Islam yang sesungguhnya. Apalagi banyak sekali berita negatif tentang Islam dan Teroris, bahkan gie pernah ditanya :

Are you terorist ? Why you use long hijab - Danny, Tiongkok

Anggi, mengapa kami (non muslim) tidak boleh ke Mekah dan Madinah  & Mengapa banyak perempuan muslim tidak berhijab ? - Greg, USA

Anggi, kenapa kamu tidak bisa makan pork dan minum alkohol ? - Rajesh, India

Anggi, why you can't shake hand with me but I can shake hand with other moslem woman ? - Kwon, Korea 

Kalau kalian ditanya begitu kira-kira bagaimana tanggapan kalian ? Jujur kalau gie sendiri sempet kaget banget, sebelum menjawab gie sedikit berfikir dan menganalogikan sesuatu sesuai dengan pola pikir mereka. Kenapa ? Kalau gie jelaskan pakai bahasa yang umum dikalangan muslim tentu mereka (menurut gie) akan semakin bingung jadi gie berusaha menjelaskan dengan "bahasa" yang mudah mereka pahami dan mengerti.

Indonesia Muslim Life Festival


Mengenalkan Islam Melalui Indonesia Muslim Lifestyle Festival Kepada Teman Foreigner

Lumayan banyak kan pertanyaannya, dan itu baru sedikit dari pertanyaan "ajaib" yang gie terima. Bersyukur mereka berani bertanya ke gie, waktu gie tanya ke mereka "Kenapa kalian tanya sama gie ?"  Mereka bilang kalau tanya pada orang yang gak kenal khawatir salah paham, padahal mereka kan cuma kepengen tau bukan judge.

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia yang bikin banyak teman asing gie terpana adalah bahwa "aturan" disini tidak seketat di timur tengah, bahkan cenderung lebih longgar (mengenai alkohol, makanan haram, pakaian, dll), menurut beberapa teman gie yang sudah pernah stay dan berkunjung ke sana. Menurut gie, setuju banget kalau kita sebagai muslim adalah "Wajah Islam" karena mereka yang belum kenal Islam akan melihat Islam dari kita.

Apa hubungannya sama Indonesia Muslim Lifestyle Festival gie ??? Tentu ada dong reads, sebagai muslimah yang masih fakir ilmu gie juga belum kompeten banget memberikan pemahamam dan pengetahuan, hanya berbagi pemgalaman kepada mereka. Terutama konsep mengenai Halal Lifestyle, kebanyakan dari kita kalau masalah 'halal' identik dengan makanan, betul apa betul ???

Sebelum bisa kasih jawaban panjang nan lebar dan berbagi pengetahuan sama temen-temen foreigner tentu gie harus memahami dan mengerti mengenai Halal Lifestyle itu sendiri. Oleh karenanya gie bersemangat sekali mengunjungi Indonesia Muslim Lifestyle Festival 2019  akhir pekan ini. Nggak sendirian lho, insya Allah ngajak temen, keluarga dan teman-teman asing gie ke sana. 

Menurut data Global Islamic Economy Report nilai aset keuangan syariah global pada 2016 mencapai USD 2,2 triliun dan tumbuh 10% dari tahun 2015 yang sebesar USD 2 triliun, dan 2022 diperkirakan akan tumbuh menjadi USD 3,8 triliun! Tren halal lifestyle semakin berkembang setelah negara-negara OIC (Organization of Islamic Cooperation) memfokuskan diri dalam pengembangan pasar produk halal seperti kosmetik, makanan pakaian, pendidikan, pariwisata, dan properti.

Indonesia, sebagai negeri yang memiliki penduduk mayoritas muslim terbesar di dunia memiliki potensi sangat besar terhadap perkembangan industri halal dan syariah. Sayangnya awareness masyarakat dan peran pemerintah sendiri masih kurang 'greget' untuk mengembangkan halal lifestyle.

Indonesia menempati peringkat 10 dari 15 negara dalam bidang ekonomi syariah berdasarkan data dari Global Islamic Economy Report 2016/2017 dan 2017/2018. Bahkan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia tertinggal dari Australia dan Thailand yang maemiliki penduduk mayoritas non muslim.

Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap industri halal dan membangun kesadaran menjalankan gaya hidup halal, LIMA Event berkolaborasi dengan Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), Perkumpulan Lembaga Dakwah dan Pendidikan Indonesia (PULDAPIA) dan Yayasan Alumni Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran (YAPIAT) menyelenggarakan pameran industri dan gaya hidup halal terbesar dan terlengkap di Indonesia Muslim Lifestyle Festival (Muslim Life Fest) 2019 di Jakarta Convention Center 30 Agustus - 01 September 2019. Dengan tujuan mengembangkan industri halal menjadi lebih besar., sekarang saatnya halal menjadi gaya hidup dan (khususnya) hijrahnya umat Islam.

Indonesia Muslim Life Festival


Pameran ini akan menampilkan berbagai produk -produk halal dari 8 sektor, yaitu :
  • Sekolah berbasis Islam
  • Modest Fashion
  • Halal Food
  • Halal Travel
  • Sharia Property
  • Halal Cosmetics
  • Halal Media
  • Star up berbasis Syariah
Acara ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi pengusaha muslim terhadap Indonesia, yang sedang mempersiapkan diri sebagai tuan rumah ekonomi dan keuangan syariah tahun 2024. KPMI berupaya merespon semua inisiatif sekaligus mengkaji kasus-kasus muamalah kontemporer seperti fintech sharia, property sharia, dan koperasi syariah. Belum lagi berbagai uang atau dompet digital seperti OVO, GoPay, E-Money, dll agar umat tidak bingung bagaimana tinjauannya secara syariah.

Indonesia Muslim Lifestyle Festival sekaligus juga sebagai wahana edukasi dan sosialisasi umat Islam mengenali kembali esensi konsep halal yang sepenuhnya dapat diaplikasikan dalam segala sendi kehidupan. Karena faktanya ekonomi halal telah diakui dunia dan dapat menggerakkan perekonomian secara signifikan. Menuru gie acara ini bangus banget buat kita "berdakwah" kepada non muslim dan gie khususnya dapat mengajak teman-teman foreigner gie untuk bisa datang langsung, melihat, mendengar dan bertanya langsung.

Karena di Indonesia Muslim Lifestyle Festival, akan disuguhkan juga serangkaian seminar dan workshop bisnis, antara lain pelatihan ekspor, digital marketing, konseling bisnis, tentang pegurusan legalitas usaha, sertifikat halal, HAKI, ISO, dan masih banyak lagi.

Pameran ini diharapkan dapat memberikan peluang dan kesempatan yang luas bagi pengusaha yang ingin berkembang lewat forum bisnis, investor forum, dan business matching dengan internasional buyers. Bagi para star up , bisa memanfaatkan kesempatan megikuti ajang Social Entrepreneurship Competition.
Untuk muslimah jangan khawatir, kalian bisa juga bergabung dalam kegiatan hijabers gathering yang akan mengupas tuntas soal karya dan kreativitas muslimah dalam menghidupkan Halal Lifestyle melalui busana, mengingat busana muslimah memiliki prospek yang sangat cerah. Tidak cuma itu, ada juga Job Fair pada pagelaran Indonesia Muslim Lifestyle Festival besok. LPPOM MUI tidak mau kalah, akan ada olimpiade halal bertajuk "Produk Halal Pilihan Generasi Milenials" yang rencananya akan diikuti oleh 2000 siswa SMA/MA-sederajat di Jakarta.

Bagi para orang tua yang ingin mencari sekolah berbasis Islam dan berorientasi global jangan khawatir, karena PULDAPIA menghadirkan Islamic Education Fair yang menampilkan 50 lebih sekolah berbasis Islam. Pameran ini diharapkan dapat mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dalam pendidikan Islam yang kini berkembang dinamis untuk menjawab tantangan di dunia kerja dan kebutuhan lapangan pekerjaan yang lebih luas lagi.

Menariknya, ada profesi khusus yang akan diperkenalkan disini yaitu Peracik Makanan Halal yang berlisensi atau sudah tersertifikasi kompetensinya. Menarik banget dan unik, kali pertama lho gie mendengar hal ini. Selama pameran tidak usah khawatir mengenai makanan, karena akan ada pusat jajana halal yang sudah tersertifikasi MUI. Kan biasanya kalau ada pameran di JCC suka ribet makan atau nyemil dimana πŸ˜πŸ˜‚

Harga tiket masuk cukup Rp. 25.000,- aja lho, di sana kita bisa menambah banyak pengetahuan reads dan bisa menikmati beragam kuliner dan juga belanja fashion. Khusus hari Jumat (30 Agustus 2019) tiket masuk tidak bayar alias GRATIS. Waktu buka pameran sendiri dari jam 9 pagi sampai 9 malam, jangan sampai kelewatan ya reads!

Indonesia Muslim Life Festival


Insya Allah kuta ketemu di sana ya reads, yuk kita bersama jadi "Wajah Islam" yang santun, menyampaikan kebaikan dan khususnya gie supaya makin semangat belajar Islam supaya makin mumpuni Mengenalkan Halal Lifestyle Melalui Indonesia Muslim Life Festival Kepada Foreigner 😊.

Baca Juga : Jilbab Olahraga Untuk Pipi Tembem

Wassalam,
Love ^^
swastikagie

No comments:

Post a Comment

Syukron for coming ^^

My Instagram