Liburan di Melaka 2 Hari 1 Malam

Assalammu'alaykum,

Semangan Senin !!! Sudah tau dong kalau hari senin adalah waktunya #EdisiMamtir 😎 Postingan ini masih berkelanjutan mengenai Liburan Akhir Tahun di Malaysia beberapa waktu lalu. Banyak yang tanya kelanjutan Liburan di Melaka 2 Hari 1 Malam bagaimana, kok mamtir belum publish juga. Sabar gaes, ini mamtir baru sempet publish, cuss lanjutin bacanya ya.

Liburan di Melaka
Setelah sekitar 1 jam mamtir merasakan Naik Bus dari Kuala Lumpur ke Melaka, akhirnya mamtir sampai di Melaka Sentral dengan selamat. Sebelumnya mamtir sudah pesan Hotel Hong untuk menginap di Melaka. Kenapa mamtir pilih Hotel Hong??? Jawaban akan kalian temukan di postingan ini 😎

Persis ketika mamtir selesai menurunkan koper dari Bus mamtir mendapatkan WA dari Mister Tan, beliau sudah menunggu dekat Mc Donald, petunjuk sangat jelas dan kami pun bertemu beberapa menit kemudian. Menurut Mister Tan, karena musim libur dan kami akan menggunakan bus dari Melaka ke Singapura, kami disarankan membeli tiket saat itu juga.

"Khawatir habis, nanti you dan familie kesulitan cari. Jom kita beli tiket dulu."

Akhirnya kami keliling beberapa konter bus dan betul, banyak bus pagi yang habis dan tak bersisa. Akhirnya cita-cita naik bus Delima kesampaian. Kami mendapatkan 3 tiket bus Delima tujuan Melaka Sentral - City Plaza Singapore. Memang ini salah satu pertimbangan gie, karena gie cukup familiar dengan daerah City Plaza dan waktu keberangkatan cocok (11 siang). Walau kami bertiga harus berpisah duduk, asal selamat sampai tujuan kami rela 😎

Hotel Hong Melaka 

Jujur mamtir pilih ini alasannya karena : 
  • Review Bagus di Google dan Travelok*
  • Jemput dan Antar Gratis ke Melaka Sentral
  • Dekat Jonker Walk dan Stadthuys 
  • Dekat Masjid
  • Harga Terjangkau
Benar saja, kami sampai sekitar 12.30 siang di Melaka dan Mister Tan sudah menunggu kami. Kenapa sih harus dijemput ? Karena barang bawaan kami banyak dan mamtir ingin membuktikan sendiri kalau di 2018 Hotel Hong masih memberikan pelayanan jemput antar tamu ke Melaka Sentral. 

Hotel Hong Malaka

Kami tidak kecewa, Hotel Hong benar-benar kami rekomendasikan untuk kalian yang mau bermalam di Melaka. Mamtir memesan Family Room Non Smoking yang ada di lantai 2. Hotelnya BERSIH BANGET!!! dan kalau kita kebagian kamar di atas (naik tangga) kita harus lepas alas kaki dan meletakkan di loker yang tersedia. 
Kamar cukup untuk kami bertiga, tidak terlalu luas tapi kamar mandi luas! AC dingin, kami mendapatkan jendela ke samping (parkiran), ada DVD, air panas, TV (channel sama seperti di Le Apple Boutique Hotel Bukit Bintang), Wi-Fi, air minum gratis sepuasnya di dispenser luar, kopi dan teh juga seperangkat PC dan Printer kalau kalian butuh mencetak sesuatu atau mengecek email. 



Beneran, Hotel Hong berasa rumah sendiri dan kebersihan sangat dijaga. Mamtir nggak nyesel pesen Hotel Hong untuk Liburan selama 2 Hari 1 malam di Melaka, walau berada di ruko (lama) 2 lantai tapi bagunan sangat terawat dan bersih banget. Mamtir beneran rekomendasi Hotel Hong buat kalian (non sponsored post) 😎

Mister Tan dan Cik Amey sangat baik, memberikan banyak masukan wisata dab makanan halal. Menceritakan sejarah singkat Masjid Kampung Hulu yang berada di depan Hotel Hong dan merupakan masjid tertua di Melaka (?). Memberikan petunjuk ketika kami menanyakan Laundry, maklum saja pakaian sudah menipis jadi kami berencana mencuci.

Jonker Walk

Selepas istirahat sejenak di Hotel Hong kami memutuskan menuju Jonker 88 untuk makan siang menjelang sore. Sayang karena sudah terlalu sore kami mendapati Jonker 88 sangat penuh dan banyak menu yang habis. Hanya Vica yang makan Mee di sini sedangkan emak beli nasi lemak RM1 di pinggir jalan (halal). 



Karena di Jonker 88 sangat penuh, akhirnya kami memutuskan makan di Jonker Walk World Heritage Park bersama banyak wisatawan lainnya yang nggak kebagian tempat untuk makan. Walau berada di taman umum, cukup bersih karena selepas makan sadar diri untuk buang sampah ditempatnya. 

Di sini terdapat patung Datuk Wira DR. Gan Boon Leong DCSM., DMSM., GOHA., DSA., SSA., PJK., JP., - Chairman of Jonker Walk Comittee. Tamannya kecil tapi cantik dengan beberapa pohon dan beragam patung binatang. Selepas makan unyil bergaya dulu, baru kami lanjut ke Stadthuys. 

Jonker Walk World Heritage Park  

Sepanjang jalan menuju Stadthuys kami disuguhi bangunan tua yang menjelma menjadi berbagai toko maupun cafe dan resto. Sayangnya karena bukan akhir pekan kami tidak mengunjungi "Pasar Malam Jonker Walk".

Jonker Walk : Karena Foto Keren terlalu mainstream 

Jonker Walk : Jajan Cemilan Masa Lalu dulu 😆

Stadthuys Icon Melaka

Belum ke Melaka kalau belum mengunjungi Stadthuys. Bangunan merah yang berada di pinggir sungai melaka dan memiliki keindahan tersendiri.

Stadthuys - Liburan di Melaka

Kenapa sih gie pengen banget ke Melaka ? Selain karena emang gimmamtir demen sama sejarah juga karena lagunya Poppy Mercury - Hati Siapa Tak Luka (tua bener mamtir).

Di selat malaka, di ujung sumatera Dua hati kita satu dalam cinta 
Di selat malaka, di ujung sumatera Cinta pun terpisah ku merana

Kalau kalian anak 90an pasti tau deh lagunya 😆😂😝 Jujur ya bikin penasaran banget itu Selat Melaka. Apalagi ngeliat temen-temen yang udah pada  ke sana, kayaknya indah bener. Apalagi di sana bangunan tua bener-bener dijaga baik oleh pemerintah maupun oleh warganya.
Liburan di Melaka

Sungai Melaka

 Ei Ji Ban Rice Ball Halal di Melaka

Malamnya kamu menuju Dataran Pahlawan untuk mengambil ATM dan mencari titipan. Selain menemukan titipan Vica dan emak malah belanja, maklum ada SALE langsung pada gatel. 

Ei Ji Ban Rice Ball Melaka

Ei Ji Ban Rice Ball Halal

Dari Dataran Pahlawan Mall kami berjalan sekitar 5 menit menuju Ei Ji Ban Rice Ball Halal yang berada di jalan Melaka Raya. Maklum di Jonker Walk sedikit susah cari makanan halal. Kami mau menikmati Rice Ball khas Melaka pun harus ke Ei Ji Ban Rice Ball yang cukup jauh dari Hotel Hong. 

Kami memesan 15 Rice Ball, Mixed Chicken, Sayuran (Pokcoy), 1 Ais Milo dan 2 Chinese Tea. Total makanan kami sekitar RM49.80 yang cukup mahal sebenarnya. Tapi kami PUAS karena memang enak dan yang jelas HALAL. 

Ei Ji Ban Halal Rice Ball Melaka

Pulang dari Ei Ji Ban Rice Ball kami kembali mampir ke Dataran Pahlawan Mall dan alun-alun, jalan kaki ke Pak Putra Tandoori & Naan Restaurant menurut Mr. Tan di sini sangat rekomendasi sekali. Akhirnya kami memang ke sini beli Naan Cheese untuk dibungkus dan dimakan di Hotel. Benar saja, sampai di sini ternyata penuh sekali dan sayangnya kami masih kenyang jadi tidak sempat mencicipi ayam goreng yang menggoda.

Dari Pak Putra yang berada di jalan Laksamana 4, Melaka kami jalan kaki ke Hotel Hong. Dekat ? nggak, malah cukup jauh 😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂 untung Vica nggak protes karena kejauhan jalan (maklum sudah kenyang). Karena jalan malam hari jadi udara tidak terlalu panas dan kami cukup senang bisa menikmati Jonker Walk di malam hari (walau nggak seramai akhir pekan).

Sekian cerita kami jalan-jalan di Malaysia, kami pun beristirahat dan esok paginya melanjutkan jalan-jalan ke Singapura menggunakan bus dari Melaka.

Wassalam,
swastikagie


4 comments:

  1. Hotelnya keren ya disediakan pc dan printer. Ngomong2 berapa budget yang perlu disiapkan untuk menginap 2DN1 di Hotel Hong?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kamar yang kita tempatin ga sampai 400k semalam

      Delete
  2. Jadi kangen traveling bareng angie lagi neh, abis baca tulisan ini hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak Turis, yuk kapan traveling bareng lagi ^^

      Delete

Syukron for coming ^^

My Instagram