Tentang Menikah

Menikah adalah sunnah Rasulullah SAW, menyempurnakan separuh agama. Jika kita mengaku umat Rasulullah SAW maka kita pun akan mengikuti sunnah nya. Bukankah dalam Al - Qur'an ayat 21 Allah berfirman :

" Dan diantara tanda-tanda kekuasan-Nya ialah Dia menciptaan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan di jadikannya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir."

Menikah pun adalah rejeki yang harus dijemput, karena Jodoh adalah rejeki -Nya walaupun Dia telah menjamin dan menuliskan di lauhul mahfudz jauh sebelum kita terlahir di dunia tapi tetap saja kita sebagai manusia, sebagai hamba Nya harus menjemputnya bukan dengan berdiam diri saja.

Dengan cara yang baik atau buruk, bisa saja kita berjodoh dengannya. Dengan cara pacaran atau ta'aruf jodoh kita tetaplah dia. Yang membedakan adalah cara menjemputnya dan cara Allah memberikannya. Akan diulurkan penuh lembut mesra atau dilemparkan Nya dengan murka.

Siapa sih gie, cuma anak kemarin sore...cuma hamba Allah yang penuh dosa dan memiliki banyak sekali kekurangan. Tapi gie berusaha hijrah, walau itu tidak mudah. Berusaha menjadi lebih dicintai-Nya walau gie pun mencintainya. Berusaha tunduk dan taat pada aturan Nya walau kadang rasa lelah melanda. Bukan, bukan gie orang yang ahli atau sholehah hanya seorang biasa yang berusaha menjadi sholehah. Apalagi gie cita-cita menjadi pendamping abdi negara. Bukankan menjadi abdi negara adalah orang-orang pilihan, oleh karenanya gie pun harus bie menjadi yang terbaik. Bukan terbaik bagi dunia namun setidaknya terbaik bagi diri gie, keluarga gie dan orang sekeliling gie.

Bosen nggak sih ditanya kapan nikah ? Dari mulai bercanda sampai serius, dari mulai santai sampai mendeesak, dari mulai basa-basi sampai kepo. Ya bosen :p ha ha ha....siapa sih yang nggak mau nikah ? gie sih belum pernah ketemu muslim atau muslimah yang nggak mau menikah. Hanya saja mungkin saat ini bukan waktu gie untuk menikah, mungkin kata Allah gie musti bersabar dan mengabdi sama kedua orang tua gie dulu sebelum gie menjadi istri orang, menantu orang. Mungkin kata Allah gie belum siap menjadi pendamping abdi negara #ceileh ha ha ha....memang nggak mudah memiliki prinsip yang berbeda dari kebanyakan orang, berusaha taat dan mencintai Nya. Melaksanakan perintah Nya dan sunnah Rasul Nya, memang tidak mudah jika kita merasa itu sulit. Tapi buat gie, selama ini hidup gie baik-aik saja...bersyukur sama Allah gie selalu tecukupi dan mendapatkan apa yang gie butuhkan. Allah nggak pernah lalai akan janji Nya dan gie pun meyakininya sepenuh hati tak pusing orang berkata apa.

Tapi namanya manusia itu naik dan turun kadar keimanannya, oleh karenanya penting untuk selalu berada bersama orang sholeh, berada pada orang yang positif dan bersyukur atas apa yang Allah berikan pada kita. TIDAK PACARAN membuat keluarga, teman dan lingkungan mencibir gie :p
Ya biarin aja hak mereka juga, berusaha menjelaskan apa yang gie pilih malah membuat mereka semakin nggak mudeng, dibilang radikal lah, ketinggalan jaman lah, sok suci lah dan sebagainya. ya sudah nggak apa-apa, toh semua akan indah di saat yang tepat menurut Allah. Nggak apa-apa kalau banyak kerikilnya, hidup akan lebih berwarna kan ????

Bertemu dengannya beberapa waktu lalu, sempat tergoda ajakannya untuk berpacaran tapi Alhamdulillah Allah masih sayang gie. Walau sedih, kecewa dan rasanya patah hati ketika dia bersama orang lain, dan juga senang (he he he maapkeun) ketika dia putus tapi gie tetap dengan pendirian gie. Walau rasa iri kadang mampir di hati segera gie tepis, biarkanlah mereka bergandengan mesra gie akan tetap sabar menantimu di sini #ceileh ha ha ha :p
gie iri pada mereka yang sudah halal, mereka yang di usia muda sudah diberikan rejeki jodoh dan anak dari Allah. Tapi gie pun bersyukur masih sendiri karena gie bisa fokus pada keluarga gie, pada orang tua dan juga kerabat, dapat melakukan passion gie, bisa mencoba banyak hal baru dan lainnya. Intinya sih banyak bersyukur aja kok ^^

Aku mencintaimu, sangat malah
tapi aku lebih memilih mencintai Nya walau berat
Aku merindukanmu, terlalu rindu
tapi aku ingin DIA merindukanku
Aku cemburu pada mereka yang telah halal
tapi aku tidak ingin DIA cemburu padamu
Biarkanlah ruang dan waktu mengajarkan kita kesabaran
Biarkanlah pertemuan kita hanya ada dalam sujud yang panjang
Biarkanlah rindu saling memeluk dalam doa yang panjang
Cukuplah cinta dan ridho Allah pada kita

Walau kadang sebagai manusia aku sering khilaf, sering sekali baper (bawa perasaan cyin :p) tapi Alhamdulillah Allah masih menjagaku. Aku tahu kau di sana pun sedang mendoakanku, bisa saja doa kita sama maupun berbeda. Bisa saja kita saling mengenal atau pun tidak dan bisa saja kita pernah bertemu atau malah belum pernah bertemu sama sekali. Bisa saja kamu yang aku harapkan atau sebaliknya atau bisa juga bukan yang di ahrapkan. Namun aku yakin akan kekuatan Do'a, karena Allah selalu mengabulkan do'a hamba Nya.

Aku hanya ingin menjadi wanita yang terpilih bukan karena kecantikanku karena itu akan pudar
Aku hanya ingin menjadi wanita yang terpilih karena ridho Allah
Aku ingin menjadi wanita yang terpilih bukan karena kecerdasan karena itu akan hilang
Aku hanya ingin menjadi wanita yang terpilih karena kita sama-sama belajar
Aku tidak ingin kita saling jatuh cinta, aku ingin kita membangun cinta
Aku tidak ingin sehidup semati denganmu, aku ingin sehidup se-syurga dengan mu
Aku tidak ingin menjadi yang terbaik untukmu, aku ingin bersama kita menjadi yang terbaik
Kekuranganku adalah kelebihanmu dan kekuranganmu adalah kelebihanku, saling melengkapi

Duhai calon imamku, semoga do'a kita sama ^^

6 comments:

  1. Semoga kita segera dikasih rezeki yang ini ya Buk, hihihi ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin Yaa Rabbal'alamin Insya Allah soon ya jeng ^^

      Delete
  2. Semoga kita istiqomah menjemput dg cara yang baik dan menjaga diri, ya.. aamiin :)

    ReplyDelete
  3. Semoga dimudahkan Allah yaaaaa....

    ReplyDelete

Syukron for coming ^^

My Instagram