Friday, May 22, 2015

Movie : Doea Tanda Cinta

May 22, 2015 2
"Lebih baik pulang tinggal nama, dari pada gagal dalam tugas." - Mahesa on @doeatandacinta 
21 Mei 2015 adalah hari yang gie tunggu, kenapa ? Karena penasaran banget sama FILM ini, nanya lagi dong kalian kenapa penasarannya ? karena film ini mostly menceritakan Tentara Negara Indonesia lulusan Akmil. Tau dong kenapa gie suka banget sama Tentara (cita-cita kan jadi bu persit :D #aamiin)

Film ini di buka oleh Bagus yang berada di Hutan dan tiba-tiba dia jatuh ke tanah basah diiringi suara tembakan. Seketika itu dia sudah ada di rumah sakit, ketika dia membuka matanya dia melihat Mahesa, sahabatnya berkata "Lo harus bertahan" (nah, ini lupa harus bertahan apa harus kuat, aseli lupa he he he....) Cerita pun bergulir ke belakang, mulai dari Bagus dan Mahesa pribadi hingga mereka masuk Akmil dan sama-sama menjadi Taruna.
Persahabatan mereka unik, dimulai karena Mahesa anak kaya manja yang ingin kabur dari Akmil, selalu membuat masalah sehingga teman satu pleton kelimpungan dan merasakan hukumannya hingga suatu kejadian membuat Mahesa berdamai dengan teman-temannya.
Dibumbui kisah cinta segitiga antara Bagus, Laras dan Mahesa. Kisah yang sederhana, tanpa konflik ala roman picisan namun membuat penonton menduga-duga hasil akhirnya. Kisah cinta dan persahabatan yang di uji di medan laga, kesetiaan, kepercayaan dan kesetiakawanan yang menjadi taruhan. 

pic from here

Secara keseluruhan gie suka banget film ini, almost sesuai sama ekpektasi gie walau ada beberapa kekurangan :
1. Nggak jelas proses masuk Bagus dan Mahesa ke Akmil
2. Cerita awal Mahesa dan Bagus di Jakarta
3. Satuan mereka setelah kelulusan


Kamu, yang selalu aku sebut dalam sujudkuKamu, yang selalu ada dalam setiap do'a ku.
4. Misi yang di berikan kepada mereka

Tapi kalau semua mengikuti ekspektasi gie mah, bisa-bisa panjang durasi filmnya. So far film ini rekomen banget buat ditonton rame-rame jangan kayak gie yang nonton satu studio sendirian terus bertambah jadi lima orang. Ketawa dan nangis sendirian tapi seru, jadi kangen masa-masa pendidikan capaska sama jadi kangen kamu #eh :p

Film ini bercerita tentang Patriotisme, Cinta, Persahabatan, Keluarga, Kepercayaan dan Kesetiaan.





Menjadi Pendampingmu, adalah pilihanku
Menjadi Pendampingmu, adalah doaku
Dibalik Seragamu, Tersimpan Tanggung Jawab yang Besar
Dibalik Gagahmu, Tersimpan Resiko Tinggi
Tidak mudah menjadi Pendampingmu
Namun, kau tak perlu khawatir
Biarlah ku melepasmu kini
Biarlah Jarak dan Waktu menjauhkan kita
Jadikan doa sebagai pengikat rindu kita
Jadikan keimanan sebagai perekat kita
Aku, aku menantimu di sini
Dalam masa Penantian ini,
Aku mempersiapkan Jiwa Ragaku
Mendampingi seorang Abdi Negara
Aku Hanya ingin Halal Bagimu
Duhai Calon Imamku ^^
@bundagie17


Wednesday, May 20, 2015

Story Behind My Blogpost

May 20, 2015 8
Assalammualaikum Reads,

Apa kabar hari ini ? Semoga selalu dalam lindungan Allah ya reads 😊
Postingan kali ini gie mau share nih mengenai Perjalanan Blogpost, nah karena gie punya dua blog, maka gie akan infoin masing- masing perjalanan setiap post hingga sampai ke pembaca ( ceileh gayanya udah kayak blogger heitz ajah nih ) 😁


1. Life is neva fLat

Blog ini adalah blog kedua gie setelah sebelumnya mulai 2009 gie ngeblog. Sejarah blog ini karena blog lama isinya curcolan semua ha ha ha, mengundang banyak pertanyaan dan kepo dari para pembaca gie #lapkeringet kwkwkwkkkkk. Maka di 2012 gie memutuskan untuk membuat blog ini, selain itu gie juga buat Perjalanangie ( penjelasannya baca di bawah ya ).
Kenapa gie namain Life is neva fLat ? Karena menurut gie kehidupan kita nggak pernah datar, selalu berubah dan berputar seperti roda ( semoga kita semua berubah menjadi lebih baik ya ). Nah blog ini adalah Personal Though nya gie, penyaluran hasrat gie untuk menulis dan narsis he he he. Nah, biasanya di sini gie post foto narsis, daily life dan masih banyak lagi lainnya. Post blog biasanya random dan nggak ada jadwal pasti, tapi sejak akhir tahun lalu ikut Indonesian Hijab Blogger gie jadi semakin semangat dan resolusi di tahun 2015 ini insya Allah More Inspiring Blog. Selain itu konsisten untuk posting minimal 4 post per month. Sejak ketemu temen- temen di IHB dan KEB semangat blog semakin membumbung tapi.....faktor utama malas posting adalah....mood ha ha ha ha ha. Banyak cerita yang mau di post tapi suka tarsok yang akhirnya cuma numpuk di draft dan nggak di post atau udah basi deh kwkwkwkwk. Padahal menurut beberapa penulis keceh dan heitz, menulis itu nggak boleh nunggu mood tapi harus konsisten. Ya gie setuju, segala sesuatu apappun itu harus dikerjakan dengan konsisten dan persisten untuk mencapai hasil yang maksimal.


2. Perjalanangie
Blog ini dibuat di 2012 juga, ide awal untuk membedakan denga blog satu lagi yang berisi my daily routine. Di sini maunya gie post soal jalan-jalan, tempat wisata, kuliner dan rute pejalanan gie serta info angkutan umum yang gie naikin. Walau pada perjalanannya ini blog jarang update karena terlalu fokis dengan blog satu lagi tapi di 2015 ini gie resolusi untuk seimbang.
Mostly di sini adalah pengalaman gie sebagai pengguna angkutan umum terutama di Jakarta. Gie suka banget review angkutan umum, rute baru yang gie temukan atau ketika gie nyasar. Tempat makan baru or lama, enak or enak banget juga post mengenai my daily route. Setiap mengealami kejadian baru di jalan, hampir selalu gie posting walau kadang ada yang di schedule juga postingannya hahaha.


Intinya dari kedua blog gie, postingan berasal dari kejadian gie sehari- hari dengan proses yang moody. Makanya se karang rajin BLOGWALKING (ini PENTING) buat referensi blogg, nambah ILMU dan SILATURAHIM. Jangan jadi katak dalam tempurung #JLEB banget kata-kata ini buat gie. Makanya sekarang gie memperbanyak teman, karena silaturahmi membawa rejeki dan memperpanjang umur.

Nah mulai gie tulis post ini, gie meniatkan agar posting blog konsisten dan nggak moody lagi. Setiap event or memories yang mau gie share harus sesegera mungkin di post dan nggak di schedule dan di kebut semalam. Doakan gie ya Reads semoga berjalan lancar, nah tulisan ini gie ikut sertakan dalam Indonesian Hijab Blogger May Blog Challenge


Buat Reads yang mau ikutan, yuk DAFTAR DI SINI dan dapatkan Hadiah Menarik, jangan lupa ikutan ya ^^

Love
@bundagie

Thursday, May 7, 2015

Men in Uniform

May 07, 2015 2
Assalammualaikum Reads,

Semoga selalu sehat dan dalam lindungan Allah selalu ya ^^
Post kali ini gie mau bahas mengenai Men in Uniform, atau terjemahan bebasnya Orang Berseragam. Sepesifik kali ini gie mau bahas mengenai Army, kenapa ? karena banyak banget yang nanya ke gie, mengkritik, memberi masukan dan lain sebagainya mengenai pilihan dan mimpi gie.
Tulisan ini tidak mengarah atau mengkhususkan pada seseorang tapi lebih kepada pandangan gie, pola pikir gie, pilihan dan mimpi gie.

Army, sejak dulu gie sudah akrab dengan orang-orang berseragam baik itu Polisi ataupun Tentara. Kedua kakek gie adalah abdi negara, Alm. Aki dengan seragam lorengnya dan kakek dengan seragam coklatnya, para sepupu dan juga oom tante pun mengikuti jejak mereka. gie sendiri tertarik menjadi kowad, namun dihadapkan pada pilihan antara hijab dan kowad, you know my choose :)
Sedari kecil gie akrab dengan dunia mereka walau bukan termasuk anak kolong, bergaul dengan mereka terutama yang berseragam coklat. Maklum saja rumah hanya selemparan batu dari Polres Jakbar dan kemudian pindah pun dekat dengan Polres 852. Ruang bermain kalau nggak di Polres Jakbar ya di Polda Metro Jaya, belajar jalan aja di lapangan parkir Polda Metro loh :D begitu akrab dengan dunia berseragam membuat gie pun bercita-cita jadi Ibu Persit :D

Kok Persit ??? bukan Bhayangkari ??? kan dari kecil terbiasa di lingkungan kepolisian bukan tentara. Kurang lebih itulah yang paling banyak gie dengarkan komentarnya. Kenapa ? I Haven't specific reason, just wanna do my best and I choose Persit. Bukan berarti yang lainnya tidak baik, tapi menurut pendapat pribadi dan pilihan gie I can grow up and do more as I dream be Ibu Persit ^^.
Bingung ??? sama :D ha ha ha, jangan seserius itu dong baca post nya, gie jadi nggak enak (berasa banyak pembaca :p).

Agustus lalu, salah seorang senior gie dalam sebuah kemarahan yang berlandaskan salah paham berkata "Jangan sombong, mentang-mentang calon istri perwira, sukses di Jakarta jadi nggak punya etika sama senior. Gue nggak takut...." itu versi halusnya, dan gie merasa tertampar. Apa iya gie sombong ? Astagfirullah, alhamdulillah masih banyak orang yang mengingatkan gie. Dari situ gie introspeksi diri, ternyata selama ini banyak yang menganggap gie sombong :( semoga sekarang nggak lagi ya, monggo kalau ada masukan dengan senang hati gie terima ^^.

Banyak juga yang berkomentar, Udah siap ditinggal tugas ? Udah panjang sabar belum ? Udah punya apa mau jadi istri prajurit ? Emang situ oke jadi istri perwira ? Emang situ cantik mimpi jadi istri perwira ? emang situ siapa berani mau jadi istri perwira ? dan masih banyak agi #curcol :p ha ha ha ha
Ya, dari apa yang gie dengar dan lihat memang tidak mudah menjadi istri prajurit, apalagi seorang perwira yang tugas utamanya adalah mendukung suami. Oleh karenanya dalam masa penantian ini gie mempersiapkan diri dan mental gie sebagai calon istri dan ibu #cieee :D #uhuk (lambaikan tangan ke kamera :p).

Sabar dan Ikhlas itu belajar setiap saat, ujiannya pun kapan aja belum lagi hidup dengan aturan but for me its okay. Karena ketika kita memilih untuk menjadi seorang istri prajurit maka kita harus siap dengan segala konsekuensi yang ada. Mengenai enak dan tidak enak itu tergantung yang menjalankan kok, karena kebahagiaan bukan berasal dari harta, tahta tapi dari dalam diri sendiri. Tidak mudah memang mendampingi prajurit, memahami karakter mereka yang biasanya keras dan sangat disiplin, mengikuti jadwal kerja mereka yang tersusun rapi serta tanpa pertanyaan, mengikuti kegiatan sesuai aturan, menjaga sikap sesuai dengan aturan, dan masih banyak lagi aturan lain. Semua tergantung cara pandang kita, memandang aturan sebagai sebuah keharusan atau aturan sebagai sesuatu yang menakutkan. Bukankah dalam hidup kita pun memiliki aturan ? Al-Qur'an dan Sunnah sebagai pedoman kita menjalani kehidupan, aturan sosial, adat dan budaya pun berbeda-beda tapi kita bisa menjalaninya. Lalu apa bedanya dengan menjalani aturan militer ? kembali kepada pola pikir dan cara pandang serta sikap kita menghadapi aturan itu.

Sounds like an expert, sebenernya nggak kok....apalagi masih mencari sang calon imam #tsaah yang masih bertugas dan dipisahkan ruang waktu, bertemu dan merindu dalam untaian doa tiada terputus  :)

Mengenai cantik, itu relatif. Cerdas itu Harus, karena sebagai seorang ibu kita adalah madrasah pertama anak kita, sebagai seorang istri kita mendukung langkah suami kita. Dibalik pria yang hebat selalu ada istri yang mendukung dan dibalik anak yang cerdas selalu ada ibu yang mendidik. Mengenai cibiran siapa gie, punya apa gie dan lainnya, gie anggap sebagai doa saja. Doa kalau mereka sebenarnya menganggap gie cantik, pintar dan ketjeh #uhukuhukuhukuhuk #komixmanakomix ha ha ha, segala cibiran, cacian dan makian nggak usahlah dipikir, dirubah saja sebagai sesuatu yang positif, anggap saja suntikan motivasi :)

Kenapa perwira gie ? kenapa harus dari lembah tidar ? itu jadi salah satu pertanyaan terbanyak, bahkan ada yang menganggap gie terlalu haus kekuasaan, pangkat dan sebagainya (sampai ada yang menghembuskan kabar gie gila seragam dan pangkat >.<). Yah, rambut sama hitam tapi isi kepala kan berbeda :D Jawaban yang gie berikan biasanya "I Just wanna grow up together with him". Dalam dunia militer ada hirarki yang tidak bisa dikesampingkan, Perwira Tinggi yang biasanya berasal dari Akademi Militer , Bintara dan Prajurit Tamtama. Kalau kita ingin memiliki lingkup yang luas, maka menjadi istri perwira adalah pilihannya. Dan gie bercita-cita untuk bisa lebih bermanfaat bagi orang lain, gie memiliki ide, memiliki kemauan, kalau gie tidak menjadi istri perwira maka gie hanya bisa jadi follower. Yah, boleh saja orang berpendapat gie ambisisus, sombong dan sebagainya. Kembali lagi gie tidak bisa merubah pandangan orang lain, yang terpenting adalah bagaimana kita dihadapan Allah.

Nah, ditanya lagi nih sama para penggemar gie (berasa seleb) ha ha ha, terus siapa calonnya ? dimana dinesnya ? seerti apa orangnya ? Jawaban gie : lagi tugas di luar :D karena gie sendiri belum tau siapa dan dimana, itu masih menjadi rahasia Allah. Kalau kemarin-kemarin gie digosipin sama si A, B, C, D, E (kayak lagi belajar abjad) ya itu sih diaminin ajalah, Allah tahu yang terbaik buat gie di waktu yang tepat menurut Nya bukan menurut gie atau orang lain. Ikhtiar itu pasti, tapi sekarng lebih meluruskan niat dan mendekat pada sang pemilik hati. Alhamdulillah, silaturahmi membawa rejeki ^^ walau banyak gosip beredar dan berkembang gie sama #ADT sampai-sampai si senior ngamuk agustus lalu dan bawa-bawa si #ADT (maapkeun ya dirimu jadi kena getahnya pak) tapi gie mah santai aja he he he he, cause only Allah knows best for me :)

Waduh curcol panjang bener kayaknya ya, he he he....ya saat ini gie masih proses mencari, masih proses memperbaiki diri, masih proses mendekat kepada Illahi Rabbi sang pemilik hati, masih belajar sabar, masih belajar ikhlas, masih belajar beberes rumah, masih belajar masak, masih belajar agama dan lainnya.Intinya dalam masa penantian ini gie mau belajar maksimal, persiapan maksimal supaya hasil maksimal :)

Teman, mohon doa dan dukungannya ya (kayak mau ikut lomba :D) semoga disegerakan jodohnya dan dikabulkan doanya :) doa yang sama juga untuk kalian #aamiin

 



Source

Trus ada yang nanya juga "Kalau nggak jadi istri perwira/ibu persit gimana gie ?" ya simple  aja jawabannya, Allah maha mengetahui yang terbaik bagi hamba - Nya.

"Boleh Jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." (QS Al Baqarah 216)

Monday, May 4, 2015

A Discuss

May 04, 2015 0
Assalammu'alaikum Reads,

beberapa waktu lalu gie and tan rina discuss about Hijab, specifictly about my hijab. She ask me for help her in office, but suddenly her boss don't want I used my Hijab out of office (because She is a sales, so I'll be her partner and meet more people).Her boss told me if I can opened my Hijab, gie bisa bergabung dengan mereka. But, tance respect me more. She fight about me to her boss, but I told her, jika memang ini yang terbaik dari Allah buat gie maka Allah akan mudahkan jika memang sebaliknya maka gie tidak akan kecewa.

Hijab, bagi sebagian orang terutama bagi non muslim masih dianggap sebagai sebuah budaya, terutama budaya arab. Ternyata sampai hari ini masih tidak mudah untuk bisa memberikan pengertian atau setidaknya informasi yang baik dan benar mengenai hijab. Apalagi kepada mereka yang usdah mengangga Hijab sebagai budaya atau Hijab sebagai sebuah pembatas bagi perempuan atau Hijab sebagai sebuah paksaan.

Tidak mudah menyampaikan kebenaran ditengah ketakutan akan radikalisme, akan berita dunia yang sedang heboh dengan ISIS dan lain sebagainya. Menjaga identitas diri dan mempertahankan kesederhanaan ditengan gempuran fashion, banyak pertanyaan kenapa gie tidak fashionable dalam berhijab padahal sekarang sudah banyak hijab fashion, kenapa gie nggak begini, begitu dan lain sebagainya. Bahkan ada yang menyampaikan "Pakai aja jilbabnya tapi kalau keluar kantor ya dibuka aja" Astaghfirullah, sedihnya yang menyampaikan ini bukan si tance yang nonmuslim malah justru muslimah yang berhijab pula...Naudzubillah

Insya Allah gie nggak pernah tergoda untuk membuka hijab, sejak pertama gie memutuskan berhijab gie Insya Allah Lillahita'ala, bukan karena siapapun tapi karena memang gie sadar bahwa Allah memerintahkan wanita mukmin untuk berhijab (Al Ahzab : 59). Tantangan itu datang dari mana saja, dari orang terdekat, teman, sahabat, bahkan dari orang lain. Namun yang terberat adalah ketika kita berhijrah lebih baik, menjadi lebihd ekat dengan Allah justru kita menjadi asing bagi keluarga kita sendiri. Salah-salah mereka menganggap kita sudah bergabung dengan kelompok tertentu, sudah menjadi radikal dan sebagainya.

Penting, sangat penting bagi setiap muslimah untuk menjadi cerdas. Cerdas menjawab berbagai pertanyaan terutama dari mereka yang nn muslim, bagaimana menyampaikan kebenaran bukan dengan paksaan melainkan dengan senyuman. Bukankah Islam adalah Rahmatan Lil 'Alamin ??? Rahmat bagi seluruh alam semesta ? tugas kita sebagai agen muslim yang baik, menyampaikan kebenaran bukan dengan arogansi tapi dengan kesabaran dan senyum. Kalau memang mereka tidak mau terima, "Bagimu agamamu, bagiku agamaku." (Al Kafirun : 6)

Sebuah diskusi yang mengingatkanku pada diskusi dengan Peter, Barry dan Alex s4, diskusi yang membuat gie semangat belajar dan mengkaji lebih baik lagi. Bukan...bukan untuk sok pintar atau sok tau, tapi gie mau memberikan jawaban yang benar. gie nggak mau mereka terjebak dengan pikiran negatif mereka hanya karena mendengar atau melihat berita yang negatif mengenai Islam di media. Kita, kita adalah agen muslim yang merepresentatifkan Islam. terutama muslimah yang berhijab, kita harus menjaga diri, hati, lisan dan laku kita.

Manusia memang tidak sempurna, itulah gunanya teman, sahabat dan keluarga yang memngingatkan dalam kebaikan. Itulah mengapa kita harus memilih siapa yang menjadi sahabat kita, karena sahabat adalah orang yang mendekatkan kita pada Allah. Itulah mengapa kita harus belajar dan terus belajar mulai dari buaian sampai liang lahat, itulah mengapa kita harus mencintai dan mengenal Islam karena kita adalah agen muslim.

gie masih jauh dari baik, masih jauh dari benar tapi gie mau belajar...belajar untuk bisa menjadi agen muslim yang baik, belajar untuk jadi muslimah yang baik. Dengan segala perbedaan, cibiran dan cacian dengan pilihan gie, insya Allah gie tetap berdiri tegar karena gie punya Allah. Kesempurnaan hanya milik Allah, gie hanya manusia biasa yang berusaha belajar mencintai Allah dan Rasulullah walau masih banyak kekurangan. gie bukan ingin di cap sok alim atau sok tau dan sok pintar, gie hanya ingin Allah mencintai gie.

Alhamdulillah, thank you Allah for all your Blessing ^^

Sunday, May 3, 2015

Tea Time at Imperial Kitchen

May 03, 2015 0
Last Week gie and Kk Ndy gaya jalan-jalan ke GrandMet di Bekasi, lagi jadi anak gaol bekasi neh buat beberapa hari, nemenin si Kk cantik satu ituh. Sayang si Oyoth nggak bisa ikutan, lagi sibuk skripsi dia. Berhubung Kk cantik habis gajian, sorenya kita tea time deh di Imperial Kitchen. Kalau dibilang Dinner belum malam, soalnya kita mulai makan jam 5 sore wkwkwkkk.....lagi ada Dimsum Fiesta (10k each) sama es mochi (9k) jadilah kita masuk dan pesan tea (kuan yin and green tea).
Karena gayanya sekalian dinner, gie pesen dua dimsum fiesta (Tahu Udang sama Jamur Hitam) Nasi goreng sapi sedeng, kk pesen buncis cah sapi plus es kacang merah klo gie sih jelas dessert es mochi dong. Semua makanan datang dan enyaaakkkkkk, cuma sambal dimsum (apa sih namanya ???) nggak ada, cuma saos sambal sama sambal bawang putih berminyak sama bumbu cabe itu (namanya apa coba, yang kayak di mie lekker itu). Pada bisa bayangin nggak ? he he he, maklum ya gie kadang cuma tau bentuk nggak tau nama :D

Buat ke GrandMet ini, kita bisa beberapa cara :
1. Shuttle Bus Free from MM
2. Kendaraan Pribadi
3. Angkot ke arah Kalimalang dari MM

gie sama kk sih milih parkir di MM terus naik shuttle sampai grand met baru deh jalan-jalan di sana. Kk sempet beli wardah buat skin care nya, gegara make skin care gie cucok (gie alhamdulillah gretongan terus dari wardah :D) jadilah desye memutuskan untuk membeli skin care wardah yang harganya emang cucok di kantong. Pulangnya hati senang, perut kenyang masih mampir ke Jariku buat pijet dan pulangnya makan Indomie goreng #gagaldiet #besokajadietnya :D



Followers

Follow by Email