Sunday, March 31, 2013

Cireks Eksekutif

Long Weekend ;))
Akhir minggu ini ada libur tambahan di hari jum'at, bagi para karyawan swasta maupun negeri hal ini tentu saja disambut dengan sukacita. Apalagi bertepatan dengan akhir bulan, yang mana biasanya dikenal sebagai tanggal gajian.
Seminggu sebelum pulkam, saya mencari tiket dan alhamdulillah tidak dapat. Sebenarnya berencana mencari tiket dari tiga minggu sebelumnya, ketika saya mendapatkan kabar bahwa Iqbal akan sunatan. Tapi seminggu kemudian saya mendapatkan kabar bahwa Iqbal masuk RS. Keluarga jadi ragu apakah acara tasyakuran akan tetap dilaksanakan atau tidak. Akhirnya seminggu sebelum acara Iqbal dinyatakan sembuh dan bisa keluar dari RS, tasyakuran pun diputuskan untuk  terus berjalan. Sayang kami tidak mendapatkan tiket untuk tanggal 28.
Jadi beberapa keluarga memutuskan untuk membatalkan perjalanan dan menitipkan kado kepada saya. Sedangkan saya dan mamih memutuskan untuk mencoba mengantri di pagi hari. Karena biasanya pasti akan disediakan 1-2 gerbong untuk pembelian langsung. Dari rumah berangkat 6.30 dan alhamdulillah sekitar jam 8 kami sudah sampai di sana.
Jalanan lancar, karena sudah banyak warga Jakarta yang pergi ke tempat rekreasi atau ke luar kota atau pulkam seperti saya. Jadilah pagi itu mamih mengantri di loket biasa dan saya menjaga barang abwaan yang sama seperti akan mudik lebaran.
Alhamdulillah, sekitar jam 9 pagi mendapatkan cireks jam 13.20 kelas eksekutif....padahal uang pas-pasan, belum sempat ambil di ATM. Alhamdulillah cukup, jadilah kami pun masuk ke lantai satu dan duduk manis di sana sambil menunggu kereta.
Jadwal kereta jam 10 pagi terlambat dikarenakan ada kerusakan [entah di mana, saya tidak terlalu mendenagr pengumumannya] tapi untuk selanjutnya kereta tidak mengalami perubahan atau keterlambatan. Tepat 13.00 kereta masuk stasiun dan kami pun bergegas ke peron 4. Masuk ke gerbong 5, gerbongnnya cukup lapang, kursi pun lega dan tempat sandaran kaki pun cukup nyaman. Hanya saja kaca jendela rupanya terkena lemparan batu sehingga retak dan ditambal oleh lakban putih. Masih saya lihat satu serangga kuning seperti kecooa kecil berjalan di sepanjang kusen jendela.
Belum lagi meja dan colokan yang ada di dekat kami masih banyak tertempel debu, seolah hanya di lap sekedarnya saja dan tidak dibersihkan selama beberapa lama sehingga debu masih tebal menempel di beberapa bagian.
AC cukup nyaman, walau kursi sudah sedikit rusak karena tidak bisa di atur kenyamanannya apakah ingin tegak atau berbaring. Tumben juga tidak ada TV yang biasanya selalu ada di kelas eksekutif. Kamar mandi pun walau tidak bau, tapi tidak terlalu bersih juga, di tempat cuci tangan rupanya tidak pernah di lap, hanya di bersihkan atau mungkin hanya disiram saja dengan air agar tampak bersih. Tissue pun tidak tersedia dan WC yang ada jingkok. Jujur saya lebih nyaman jongkok, karena tidak 'jijik' karena biasanya wc di kereta atau tempat umum suka kotor/jorok. Saya bingung, masih banyak juga ornag yang malas menjaga kebersihan fasilitas umum.
Maksud saya bukan mengkritik saja KAI yang saya akui sudah banyak perubahan berarti hanya saja penumpang pun harus menjaga kebersihan dan kerapihan demi kenyamanan bersama dan para petugas kebersihan mohon untuk membersihkan lebih detail.
Nggak lucu kan kalau penumpang lagi makan, lewat serangga dengan entengnya di depan penumpang. Pastinya menganggu selera makan penumpang, belum lagi baunya agak tidak enak [sangit] jadi apsti sangat menganggu. Atau penumpang sedang terlelap tidur, ada serangga masuk ke telinganya atau masuk ke mulutnya atau hinggap di wajahnya, sungguh bukan pengalaman yang menyenangkan.
Mari teman, kita bersama menjaga fasilitas umum demi kenyamanan bersama :)

No comments:

Post a Comment

Syukron for coming ^^

Followers

Follow by Email