Monday, November 5, 2012

Kebagusan - Jagakarsa

Kemarin saya ke acara nikahan sahabat saya di Jagakarsa, saya sendiri agak buta daerah sini :D maklum biasa lewat sini kalau naik kendaraan pribadi atau sama ehem yang nggak perlu di sebut :D
Nah jadi kemarin saya sempat bingung akan ke sana sama siapa, akhirnya diputuskan saya ikut rombongan pengantin pria. Katanya sekalian nganterin ha ha ha....emang sih, dulu waktu chomenk, salah satu sahabat saya nikah saya dan yang lain juga tergabung dalam rombongan.

Pagi hari sudah siap dari kebayoran lama, saya naik minibus yang langsung datang dari Cirebon malam sebelumnya. Sampai di fatmawati kok tiba-tiba busa balik arah ke arah lebak bulus lagi. Akhirnya berhenti, saya bingung tak lama sahabat saya menelpon dan bertanya saya di mana. saya jelaskan dan dia mengatakan salah jalan, dia menunggu di citos.

Saya pun ke depan dan berbicara pada supir, rupanya supir mengikuti Xenia hitam salah satu rombongan juga yang ternyata nggak tahu jalan. Jadilah kami harus kembali berputar dan bertemu dengan dua rombongan lain di citos.

sepanjang perjalanan heboh bercerita, apalagi lama sudah saya tak bertemu sahabat saya yang lainnya. Sampai di ragunan saya kira akan belok kanan di lampu merah deptan, nggak tahunya lurus sampai rel kereta lenteng agung dan putar balik di sana. Masuk ke jalan kebagusan raya dan melewati pintu timur/belakang ragunan sampai bertemu pertigaan H. Mursid baru belok kiri.

Sudah cari parkiran dan sampailah di tempat acara, rupanya rumahnya berada di kecamatan jagakarsa dan berbatasan dengan kebagusan. Kalau dari arah ragunan pintu timur sih patokannya gampang, puskesmas sampailah ke H. mursid. Rupanya ada angkot, mikrolet jurusan pasar minggu - jagakarsa [ragunan] lewat sana. Hasil pengamatan saya sih M17 dan M17A, saya nggak sempat melihat perbedaaannya apa, pastinya sih dua angkot itu yang saya lihat wara-wiri di jalan  kebagusan raya.

Pulangnya sih saya ngga ikut rombongan, soalnya mereka langsung ke cirebon. Jadilah sya nebeng motor teman saya yang datang pas acara akad nikah dimulai. sebenernya mereka ketinggalan bus, jadi bawa kendaraan nggak tahunya malah jadi berkah tersendiri buat saya :D

Dari kebagusan panas sampai di pondok indah....di bungur sudah mulai gerimis dan hujan besar mulai simpruk. Sampai rumah basah kuyup, maklum jas hujan cuma satu akhirnya sepakat nggak pakai jas hujan, teman saya pun harus segera pulang karena sudah ada pekerjaan yang menanti. Jadilah menerobos hujan dari simpruk sampai joglo. Sudah lama nggak hujan-hujanan, kami beralasan sama ketika menolak menggunakan jas hujan...ha ha ha....alasan yang dicari-cari sebenarnya.

No comments:

Post a Comment

Syukron for coming ^^

Followers

Follow by Email