Thursday, October 18, 2012

Interview Hijabers Community

Minggu lalu saya ada interview kandidat pengurus Hijabers Community Jakarta di butik Jenahara Kemang. Butuh perjuangan loh sampai ke sini, he he he....maklum saya ini nggak terlalu paham daerah keman, alhamdulillah dibantu sama @tamansi untuk ancer-ancer ke butik Jenahara. rupanya jalan benda itu posisinya ada di Habibie Center [sebelahnya] yang nanti tembusannya jeruk purut [pernah lewat sama si mars].
Karena nggak tau angkot ke sana apa, jadinya @tamansi kasih ide naik bajaj IDR 15k sampai ke sana. Dengan PD nya di blok m saya nawar ke sana IDR 10k aja dan nggak di kasih, ha ha ha....karena udah mepet jadilah saya pasrah saja dengan harga segitu [dan rupanya memang umumnya segitu he he he]. Saya kan nggak tahu jalan daerah sana yah, tapi tetep yakin pokoknya saya tahu habibie center dan saya tahu kemang selatan [sering nganterin kak ria kalau mau bimbingan skripsi soalnya, he he he].
Sampai sana, alhamdulillah terlambat :D awalnya saya hampir menyerah karena terlambat dan saya juga 'buta' daerah sana. Tapi saya ingat, perbedaan antara Winner dan Champions adalah :
1. Winner : Pemenang
2. Champion : Pemenang, hanya saja champion bukan pemenang pertama. Champion adalah orang yang berusaha menyelesaikan apa yang dia mulai sekalipun dia bukan berada di posisi pertama.
Pengetahuan tesebut saya dapatkan ketika SOS di puncak bulan lalu. Saya pun berusaha mencari sampai ketemu. senangnya saya ketika sudah ketemu, kebanyakan yang interview menggunakan kendaraan sendiri atau taksi. saya turun dari bajaj tapi saya PD aja, kalau nggak PD bukan saya namanya hi hi hi. Nah sampai di sana saya langsung mengenali Tantri nggak lama langsung di suruh ke atas buat interview sama Noi dan Inarovi. Sampai di atas ada beberapa komite yang lain tapi yang saya kenali hanya Fika :D yang lain saya tidak terlalu jelas melihat. Maklum ada beberapa yang sedang interview juga sama seperti saya.
Oia, di sini saya mengirimkan cv sebagai divisi percabangan. HC bertanya kenapa saya nggak masuk divisi IT karena background saya sales IT. Jujur saya katakan bahwa saya sebenarnya tidak terlalu paham IT karena tugas saya sebagai sales selain itu saya pun tidak terlalu tertarik di IT. Sedangkan di Humas, saya pikir adalah hal yang sudah biasa, saya pun memeilih Percabangan akrena saya ingin berinteraksi dengan lebih banyak orang dari berbagai latar berlakang. Dengan di divisi percabangan harapan saya selain memberikan kontribusi saya pun mendapat pelajaran bisa mengenal karakter dan budaya berbagai macam suku di Indonesia.
Saya ditanya apa kontribusi yang dapat saya berikan dalam 5 tahun ke depan. Hal pertama saya ingin merubah pandangan orang mengenai HC, terutama lingkungan saya yang mengatakan HC adalah sosialita hijab. Padahal banyak sekali program/charity HC yang mereka belum tahu. Ketika saya ditanyakan mengenai 'pengorbanan' saya paparkan secara jelas dan tegas bahwa saya terbiasa 'berkorban' sejak saya masuk organisasi di SMP.
Karena saya tahu, organisasi yang saya ikuti kebanyakan independen dan memang swadaya bersama dengan tujuan yang baik. Uang, waktu dan sebagainya bagi saya tidak masalah selama saya masih mampu memberikannya. Saya hanya ingin berbuat kebaikan untuk sesama, tentunya dengan berbagai macam cara salah satunya dengan mengikuti berbagai oraganisasi yang saya anggap positif. Buat saya organisasi bukan mencari untung, tapi justru tempat saya untuk berkarya dan menimba ilmu yang belums aya punya. Apabila dari sana muncul pundi-pundi rupiah yang memang sudah menjadi hak anggota oraganisasi itu hanyalah bonus semata.
Tapi saya senang, karena saya berhasil lolos sampai tahap seleksi. Apakah nantinya saya lolos sampai tahap akhir/tidak itu bukan masalah bagi saya. Karena buat saya, saya sudah melakukan yang terbaik yang bisa saya lakukan.
Nah, pas interview kemarin kan kami semua disuruh menggunakan gaya kami masing-masing. Jadilah saya menggunakan rok jeans, kemeja dan flat shoes. saya berfikir kenyaman karena saya menggunakan angkutan umum. Alhamdulillah, buat saya menggunakan items tersebut membuat saya nyaman dan tidak kepanasan. Pulangnya saya cukup menunggu 614 yang rupanya lewat depan butik Jenahara dan sampai cipulir berganti dengan C01.

No comments:

Post a Comment

Syukron for coming ^^

Followers

Follow by Email