Blogger Horeey : Wisata Alam Kalibiru

Assalammu'alaikum Reads,



Udah baca postingan Yogja Kami Datang ! kan ? Klo belum baca dulu ya, kalau nggak nanti bingung lagi(makanya baca dulu ya, langsung klik aja nggak pakai lama). Lanjutin cerita #bloggerhoreeyjogjatrip selepas dari stasiun Kutoarjo kami melanjutkan perjalanan menuju kulonprogo menggunakan Avanza. Di depan Nia dan Mas driver yang baik hati serta sabar menghadapi emak-emak rempong macam kita. Di tengah mambes, raya dan mamnay di belakang kebagian mamtir, bunbes dan bayik.

Kalibiru

Sepanjang perjalanan langit masih gelap, ada yang tidur tapi ramai juga di jalanan. Selama di jalan menuju Kalibiru hanya beberapa kali kami berpapasan dengan mobil, motor dan lainnya. Berhubung gie rada buta arah sama jalanan di sana jadi nggak tau deh tuh udah sampai mana dan dimana. Baru berasa pas masuk daerah kulonprogo (ini juga asal nebak aja sih, pokoknya pas lewat waduk itu baru berasa) perjalanannya sama kayak gie ke Tebing Keraton tahun lalu.



Bedanya, jalanan ke Kalibiru itu sepi banget kalau ke Tebing Keraton kan lewat kota jadi relatif lebih ramai. Sepanjang jalan ke Kalibiru beberapa kali melihat nenek atau kakek yang berjalan ke arah bawah (kota) sepertinya untuk berdagang. Karena mereka membawa gembolan (aduh bahasa Indonesia nya apa ya....itu bawa ceting gede digendong gitu dan nggak tau juga isinya apa). Mereka masih semangat lho di usia senja. Hayo, malu kita sama mereka yang sudah usia senja tapi masih semangat mencari rejeki. Bahkan matahari saja belum muncul mereka sudah keluar mencari rejeki




Enaknya jalan ke Kalibiru itu jalannya bagus jadi kita nyaman aja di dalam mobil. Karena kita datang dari arah Purworejo maka kita harus muterin Waduk Sermo dulu. Sampai di sana matahari masih malu-malu menampakan wajahnya. Emang sih sampai sana sekitar jam 4.30an gitu, gebang kalibiru aja belum buka jadi kita naik gratis sampai atas (tenang aja pulangnya kita bayar kok hahaha).

Berhubung kita naik dari arah kulonprogo maka kami memutari Waduk Sermo terlebih dahulu, kegelapan menemani kami sampai ke gerbang Kalibiru. Ada kejadian lucu juga mendebarkan ketika kami harus naik turun mengikuti kontur jalanan (mendaki gunung lewati lembah....*generasi 90an). Jalanan yang lumayan gelap dengan penerangan seadanya dan benar-benar naik turun, hanya saja kanan kiri kami lumayan banyak rumah warga jadi nggak terlalu serem.

Pas udah sampai di gerbang kalibiru kami agak kelewatan sedikit, jadilah kami harus turun ke bawah dan mencari putaran. Memang si mas driver ini kece banget, muter balik di jalanan yang hanya dua lajur plus di kiri jurang, turunan dan kanan langsung menaik tajam. Beberapa kali mencoba kami nggak bisa naik, jadilah turun lagi ke bawah (mundur ya, bayangkan gie yang duduk di belakang gimana perasaaannya. Hanya dzikir yang terus terucap sejak awal perjalanan ke sini). Akhirnya kami berhasil naik dan menemukan parkir tepat di sebelah gerbang masuk.

Ini baru Jam 5 kurang lho




Kami pun langsung keluar mobil dan mendaki melewati gerbang masuk yang masih tutup. Sempat berlari sedikit berkejaran dengan bayik, tapi Nia bilang jangan lari supaya kami nggak kelelahan. Pelan tapi pasti (tentunya ngos ngosan) sampai juga di Kalibiru, tenang itu baru pintu masuk lho hahaha masih kudu naik lagi untuk lihat matahari terbit. Dan pas kita naik ke atas langit udah mulai terang.

Two thumbs buat mambes yang sambil gendong Raya sampai juga ke atas, bunbes dan mamnay yang kece juga sampai ke atas. Kayaknya gie doangan yang ngos-ngosan, emang bener dah kurang olahraga hahaha. Bayik sempet kepleset pas di pintu masuk, jadi buat kalian yang ke sana hati-hati ya dan gunakan pakaian serta alas kaki yang nyaman. Spot bayik kepleset pas jalan setapak ada batu dan keramik gitu (lihat foto mambes dan raya).



Enaknya di sini cuma kita bertujuh aja lho sepagi ini hahaha.....maklum yang lain masih pada tidur kali dan Alhamdulillah bisa melihat detik-detik munculnya matahari (videonya ada di atas ya). Pas gie kirim ke koko dia langsung envy deh gie ada di sana. Masya Allah....sungguh indah ciptaan Mu yaa Allah. Kita puas foto-foto langsung cari spot sholat subuh, ada musholla yang harus turun ke bawah dan juga toilet yang bersih. Karena masih ada wudhu kami memilih sholat di saung denkat spot panggung.

Oia di sana ada beberapa spot foto seperti spot panggung, spot pohon dan lainnya. Kami langsung ngetem di saung dekat spot foto. Masih jam 6 dan warung belum ada yang buka satu pun, mamnay dan bunbes cari sarapan gie, Nia dan bayik teler di saung. Raya dan Mambes menikmati alam Kalibiru yang indah dan udara yang sehat.

Pas bangun masih jam 8an gitu dan sopt foto belum dibuka juga, pengunjung sudah mulai naik. Yang lucu adalah ketika gie kembali dari toilet (plus foto-foto kayak di bawah ini) ada rombongan ibu-ibu yang cetar membahana. Pakai sneakers tapi bersol tebal, ada yang pakai sandal dengan hak dan banyak lagi. Agak salah kostum sih gie bilang (walau gie yang bergamis pun dibilang salah kostum sama mereka hahaha).
Ini make kaca muka bukan karena gaya tapi gegara mata panda -_-"


Sampai di spot panggung sudah mulai berdatangan kru untuk foto, kami langsung daftar pertama kan memang kami pengunjung pertama. Nah di sini lumayan ngabisin duit karena kami foto IDR35k itu hanya untuk satu kali foto, kalau mau dapat softcopy nya satu foto kena IDR 5k. Di atas kami dapat jatah sekitar 10-15 menit kalau nggak salah. Dan karena kami pengunjung pertama dan juga paling awal maka di atas kami lumayan lama lho.



Buat gie yang sebenernya takut ketinggian, bisa berada di atas spot panggung dan nggak (terlalu) panik adalah sebuah prestasi tersendiri. Kenapa, karena nggak marah-marah walau pas akhir turun duluan dan cuma dapat dua foto sendirian di atas (maaf ya mas potografer gie omelin gegara nggak mau kakinya turun ).


Pas foto bareng menghadap waduk sermo aja sedikit argue sama Nia karena gie nggak mau kakinya 'melayang' gitu jadi agak mundur deh (perhatikan foto ya). Makanya pas sesi sendiri-sendiri gie langsung disuruh duluan dan turun duluan hehehe. Sampai di bawah ya jagain tas para kakak kakak kece yang lama juga di atas. Sambil makan pisang yang dibeliin sama mama naya hihihi, sambil merhatiin para ibu cetar yang pakai wedges, heels dan lainnya.



Spot panggung salah satu favorit emang untuk foto grup karena tempatnya luas, nggak heran baru jam 9.30 aja udah penuh antrian dan bahkan ada yang sampai harus ngantri 2 jam ke depan. Baruntunglah kami yang datang duluan ke sana jadi nggak perlu antri, masih bisa menikmati udara segar tanpa asap rokok dan panas mentari hihihi. Orang-orang semangat datang dan naik kami malah pulang, rute pulang kami melalui jalan yang berbeda karena akan langsung menuju kota Jogja.



Gamis


Kenapa sih gie pilih gamis ? bagi sebagian orang pasti gie salah kostum deh. Manjat-manjat, naik turun gunung (lebay) tapi pakai rok. Jalannya susah nggak ? biasa aja, kalau naik tangga ya agak diangkat sedikit roknya. Jangan lupa pastikan memakai kaos kaki dan celana panjang/legging di dalamnya. Selain untuk mengusir hawa dingin, juga melindungi kita jika harus manjat-manjat (kok bahasanya manjat ya....ya pokoknya naik-naik gitu).

Alasan lain biar kalau sholat nggak rebutan mukena hihihi....tinggal wudhu, langsung deh takbiratul ihram 😊 di IG juga ada yang nanya-nanya (berasa seleb) susah nggak ke Kalibiru pakai gamis atau rok dan sebagainya. Memang sejak beberapa tahun terakhir (kayaknya sih dari 2014an) gie lebih memilih pakai rok atau gamis untuk aktivitas sehari-hari.

Kerja juga pakai gamis kok, kan sekarang banyak modelnya mau formal, casual sampai pesta. Biasanya kalau gamis gie jahit di langganan, milih bahan sendiri, model dan ukuran pun jadi pas. Oia gamis yang gie pakai ke Kalibiru model A-Line, jadi memudahkan juga untuk berjalan dan beraktivitas. Kalau mau model classic bisa juga asal langkah cukup lebar dan kalau model umbrella agak kurang gie sarankan sih. Kecuali tidak terlalu lebar bawahnya agar tak menyulitkan ketika angin datang 😄

Nah selanjutnya kami menuju ke museum Ullen Sentalu yang ada di lereng merapi, ikutin terus ya #bloggerhoreeyjogjatrip 😉

Jangan Lupa Mampir ke sini ya reads !
- Lisna
- Sandra

Wassalam,
Love ^^
gie

" Tulisan ini diikut sertakan dalam Postingan Bersama - The Best Travelling Moment 2016 " Oleh Indonesia Corners


PS : Klo masih bingung Blogger Horeey itu apa klik ini aja ya #bloggerhoreey atau bisa juga baca ini #kedaitjikini

15 comments:

  1. Aseek postingannya kece sist cuma ada beberapa typo ajah hehehe

    Semoga menang yah!

    aseek mamtir selebgram banyak fansnya :D:D:D:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dong kan bergaoel ama kalian jadi ketularan tenar. Iya bayik udah di benerin moga nggak ada typo lagi hihihi

      Bukan menang sih bayik, tapi di post sama2 gitu hehehe, banyakin temen ;)

      Delete
  2. Subhanallah Sist pilihannya syar'i sekali :)

    ReplyDelete
  3. Emang kece kemarin kamu sama bayi pakai rok ke atas manjat2, aku mah pasti rempong karena belum tebriasa, uhuks. Btw fotonya gedeiiiin, sayang kitanya kece dan (kalo kata nia) pemandangannya juga ciamik, hahaha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha...maklum mamnay kita berdua kan cewek gemay~~
      Itu udah Xtra Large lho mam hihihi, apa pengaruh frame x ya ?

      Delete
  4. Pengen kesiniii..tapi kalo ngendong baby yang seberat galon penuh itu sambil manjat ke atas buat pepotoan, kayaknya mesti nunggu beberapa tahun ke depan. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bawa santai aja mbak, kemaren Raya dan Mamih nya berhasil naik kok. Lebih enak ada partner gendong gantian sih hihihi. Makasih udah mampir ya 😊

      Delete
  5. waaaaaaah seru dan penuh perjuangan kayaknya emang super women deh...heheh
    sayang waktu ke jogya kemaren aku gak bisa k sana ngi..soalnya bawa mama sama papa.. hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya uni, seru banget. Ke sini sama mama papa enak kok tapi ya musti sabar jalan aja sih. Enaknya dari parkiran ke atas relatif deket jadi nggak terlalu susah. Asal jangan saltum ya hihihi

      Delete
  6. Keceee, daku mah atutt naik puncak gituu..

    ReplyDelete
  7. wah ternyata seru yaa, makasih udah ikutan posting bersama Indonesia Corners

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi mbak, salam kenal. Terima kasih sudah mampir 😊 iya gie juga takut tapi karena ada #bloggerhoreey jadi percaya (banyak2 berdzikir juga hihihi). Udah sampai atas mah seru kok wlw ttp ga brani lama2 😅

      Delete
  8. Dari awal ada spot kalibiru sampe skarang uda ramenya segambreng, mo kesana blm jadi2. wkwkwk slam kenal mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal mas,ayok dijadiin tapi enaknya dateng pas sunrise. Jadi orang2 baru datang kita udah puas menikmati kalibiru.

      Delete

Syukron for coming ^^