Mudik 2016 : Lebaran 1437 H

Assalammu'alaikum Reads,


Udah Agustus masih aja belum selesai postingan Mudik 2016 =_=" maapkeun gie yang suka sok sibuk ini. Rasanya 24/7 masih aja kurang, Beberapa ide dan tulisan ngendon di kepala, masih di draft atau bahkan hilang nggak berbekas. Biasanya sedikit nulis di Path atau Twitter buat melepaskan ide *tsaah

Yuk lanjut cerita Mudik 2016 si #pipimantau , Reads pasti sudah baca ini kan, dimana #sepasangsepatu bisa sama nomor kursi dan gerbong tapi beda kereta. Emang deh kayaknya kita hanya bisa dipisahkan jarak dan waktu *ceileh.

Sampai di kampung halaman menjelang sahur, akhirnya malah semua jadi sahur kepagian deh. Di sambut mommy, uyut, Vica, mimi sri dan aki wawan, libur lebaran dimulai. Selepas jam 7 masih lanjut tidur sampai duhur. Sorenya nemenin uyut naik odong-odong keliling sambil nunggu maghrib. live report bisa lihat di twitter gie.


Seperti biasa, persiapan menjelang lebaran yang tinggal sehari lagi adalah makanan. Setelah pendistribusian titipan beres dan tarawih terakhir pun beres beralih ke makanan yanga kan disiapkan. Tahun ini alhamdulillah Uyut masih sehat dan bisa berkumpul bersama keluarga. Empal ayam dan semur serta lontong tak ketinggalan. Di malam takbiran kiriman dari Nini I'ah, Ibu Iqbal, Emak karangmalang dan lainnya memenuhi meja makan. Maklum saja uyut adalah yang tertua dan dituakan.

Pagi harinya gie, uyut dan mama puput tinggal di rumah. As usual drama si aki ketinggalan gegara kelamaan mandi mengharuskannya menggunakan sepeda ke masjid. Selepas shalai Ied, kami bermaafan dan makan bersama. Satu persatu keluarga datang dan berkumpul, tetangga pun silaturahmi dan bertemu uyut, si bintang utama kami.


Setiap lebaran selalu punya cerita, kebiasaan masa lalu silaturahmi baik kepada yang tua, yang muda bahakn mengunjungi yang sudah meninggal pun tetap kami lakukan. Mulai dari sekitaran rumah, taman makam pahlawan, purbawinangun, karang malang dan makan bubur sop atau bakso menjadi pilihan kami.





Kehebohan hari pertama berlanjut di hari kedua dengan kedatangan keluarga bandung, menyewa 1/4 bioskop demi menonton Finding Dori dan heboh di Pizza Hut gegara Aa Iqbal pengen makan Pizza, keliling mall demi beli hape baru dan pada jajan pakai uang THR lebaran. Hari ketiga jalan-jalan di plered sambil silaturahmi dan merasakan jadi turis di kampung sendiri.

Hari keempat, harus sudah kembali ke Ibu kota demi cita-cita dengan membawa serenceng doa dari uyut, mimi, aki, nini dan oom tante serta para sepupu supaya di lebaran tahun depan teteh gie sudah sama suami (menikah). Doa yang selalu diaminkan dengan sepenuh hati, semoga Allah segerakan ^^


Mohon maaf lahir dan batin semua, gie dan keluarga adalah manusia biasa yang memiliki banyak salah.

Wassalam,
Love ^^
gie

5 comments:

  1. Nggie, kita hore2 ke Cirebon dooong eh tapi sesuai alfabetikal kota B dulu ya? hahahha Udah lama banget pengen jali2 ke Cirebon tapi takut mati gaya karena ngga tau musti kemana aja disana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayuklah mamih, cirebon mah sabtu minggu juga kelar !
      ke B dulu mah macet hahaha :p

      Delete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Seru banget sih! Ini kapan para horeey ke Cirebon??

    ReplyDelete
  4. Aku rindu empal asem amartaaaa.. Ajak aku neng anggie ke sanaaa.. :))

    ReplyDelete

Syukron for coming ^^