Film : Assalamualaikum Beijing

Assalamualaikum Beijing sejak menonton filmnya beberapa waktu lalu gie jadi sering banget dengerin lagunya. Lagu yang sarat inspirasi dan Film yang menambah keimanan, semoga film dan novelnya menjadi tabungan kebaikan bagi bunda asma nadia.

Siapa yang sekarnag tidak mengenal bunda Asma Nadia, beliau adalah salah seorang novelis, jilbab traveler dan salah satu inspirasi bagi para hijaber di Indonesia. Konsisten untuk menebar kebaikan berupa tulisan, bahkan kini ada dua sinetron yang memiliki rating yang baik berdasarkan karya-karya beliau. gie masih ingat ketika SMP dulu ditemani Aisyah Putri, salah satu inspirasi yang membuat gie memantapkan diri untuk berhijab yang kala itu masih belum sepopuler sekarang (2004) dan di keluarga gie sendiri masih belum banyak yang berhijab. Pandangan orang dan masyarakat mengenai perempuan berhijab masih sangat sempit, namun dengan mengucap bismillah dan terus belajar serta mencari bacaan yang memberikan manfaat gie memulai lembaran baru.

Bunda Asma, seorang yang ketika kecil memiliki keterbatasan karena penyakitnya bahkan sempat divonis berumur pendek namun memiliki semangat, tekad dan mimpi yang kuat sehingga beliau bisa mewujudkannya berdua dengan kakak tercintanya bunda Helvy Tiana Rosa. Mereka menjadi awal mula gie mencari bacaan dan ilmu mengenai islam dengan bacaan yang ringan dan tidak membuat kening berkerut dalam.

Film ini berdasarkan novel terbaru Asma Nadia dengan Judul sama, yang dibuka dengan Adegan antara Dewa dan Asmara yang sedang mempersiapkan pernikahan. Malam itu mereka terlibat pembicaraan yang sangat serius, Dewa mengaku telah berselingkuh bahkan menghamili selingkuhannya. Sebuah mimpi buruk bagi kebanyakan orang ketika malam menjelang akad nikah calon suami baru memberikan keterangan bahwa dia pernah selingkuh dan kemungkinan selingkuhannya mengandung anaknya. Namun Asmara adalah wanita yang kuat, dia pun membatalkan pernikahan dan meminta Dewa bertanggung jawab.

Tiga bulan kemudian Asmara ke Beijing untuk menjadi salah satu kontributor jalan-jalan di sebuah surat kabar. Ditemani Sekar dan suaminya, Asmara memulai hidup barunya. Pertemuan dengan Zhong Wen yang mungkin bagi sebagian orang dianggap sebagai tidak sengaja namun Allah sudah mengaturnya sedemikian rupa. Pertemuan di bus yang sekilas namun berkesan bagi mereka berdua, kesabaran diuji sampai sang Maha Pemilik Jagat Raya kembali mempertemukan mereka.

Sekar menyemangati Asmara bahwa Zhong Wen mungkin adalah jodohnya, namun Asmara ragu karena baru pertama bertemu dan belum mengenalnya. Apalagi Zhong Wen adalah warga asli Tiongkok yang mana mayoritas non muslim. Ada satu kalimat yang menarik ketika adegan antara Sekar, Ridwan dan Asmara membahas masalah ini. Ridwan berkata

"Romantis bisa menyusul, yang lebih penting adalah Iman"

Dewasa ini jarang sekali yang berfikir demikian, tidak memiliki pacar dianggap sebagai sebuah keanehan. Perbedaan prinsip menjadi hal yang biasa dan bahkan dilegalkan (?) nilai-nilai agama sudah bergeser, namun di Film ini kita dicontohkan, diperlihatkan seperti realita kita sehari-hari bahwa jalinan takdir sudah ada jauh sebelum kita lahir. Bahwa selalu ada hikmah dibalik setiap musibah, ketegaran seorang hamba yang ikhlas menerima ujian Nya berbuah manis.

Asmara menjadi perantara Zhone Wen menemukan imannya, menjadi penyempurna kisah Zhong Wen mengenai legenda Patung Ashima di Yunan, daerah asalnya. Bagaiman Zhong Wen dengan tulus dan ikhlas menerima kekurangan Asmara

"Tidak butuh fisik yang sempurna untuk mempunyai kisah cinta yang sempurna " Zhong Wen

Romantis tetap terasa walau jarang sekali adegan 'romantis' seperti yang biasa kita lihat di Film Hollywood atau Bollywood. Namun tetap sarat makna, sesuai dengan adat ketimuran dan tetap menghibur. Bagaimana akhirnya kesabaran, ketegaran dan ketulusan berbuah kebahagiaan. Duh, pasti pada penasaran deh....buruan tonton ya sebelum diturunkan dari bioskop. Sudah saatnya film lokal merajai bioskop dan film bermutu menjadi pilihan kita semua. Semoga pemeran Zhong Wen mendapatkan hidayah yang sesunguhnya di dunia nyata dan semoga pemeran Asmara dan Sekar pun diberikan hidayah untuk berhijab ^^ #aamiin



No comments:

Post a Comment

Syukron for coming ^^