Sunatan Iqbal


Minggu lalu long weekend yang mana adik sepupu saya yang kecil mengadakan syukuran khitanan. Sebelum syukuran dapat terlaksana, huru-hara terjadi...undangan yang kurang, sembako yang melambung tinggi terutama si bawang putih dan bawang merah sampai sakitnya si empunya hajat hingga dirawat 1 minggu lamanya. Alhamdulillah, seminggu sebelum acara semua berjalan lancar :)
Hari "H" cuaca cerah ceria, saya yang sudah siap dengan gamis merah mega mendung harus berganti baju, karena rupanya saya juga mendapatkan 'jatah' riasan dan kebaya dari salon. Jadilah saya, mamih, Ambu Arik, Mama Puput, dan kerabat lainnya satu persatu dirias. Tidak semua mau pakai kebaya, karena pastinya anda semua tahu, kalau pakai kebaya yang menyiksa adalah korsetnya ha ha ha....
Si penganten sunat saja baru pakai seragamnya langsung keringetan, nggak sabar mau main, jajan dan kabur terus dari pelaminan. Jadilah orang tua dan adiknya serta uyut tercinta yang duduk dipelaminan.






And yang unik adalah....seragam kita UNGU, padahal nggak janjian, nggak teleponan tapi pas datengs emua ungu...kebaya saya sama mamih ternyata ungu....dan yang lainnya coklat keemasan....Alhamdulillah walaupun hujan selepas dzuhur namun acara berlangsung lancar tanpa halanagan berarti hingga pukul 12.00 malam. Maklum saja, sore selepas ashar ada acara shalawatan dan setelahnya sekitar pukul 9 malam ada ceramah agama. Bahkan hingga minggu sore masih banyak tamu yang datang, maklum pada saat acara hujan sampa malam sehingga sebagian tamu yang rumahnya cukup jauh tidak sempat hadir. Seperti kebiasaan syukuran dikeluarga saya maka makanan dimasak sendiri dengan tambahan dari langganan (semacam pondokan - bahasa catering).
Bubur Ayam buatan Mbok Anum

Es Krim

Tahu Gejrot Legendaris

MENU PRASMANAN








No comments:

Post a Comment

Syukron for coming ^^