AC di kelas Bisnis

Jum'at pagi saya menuju gambir, hari ini jadwal saya mengunjungi nasabah dan calon agent di cirebon sekaligus berlibur. Sudah beberapa bulan saya tidak pulang menengok uyut tercinta saya. Sebelumnya saya sudah memesan tiket kereta, karena minggu depan ada hari libur saya takut kereta penuh.
Ketika sampai masih pukul 9 pagi dan saya memutuskan untuk sarapan di Hokben Gambir. Selesai sarapan langsung menuju lantai dua dan duduk manis. Sekitar sepuluh menit sebelum kereta datang saya naik ke lantai 3 dan menunggu di peron 4.
Hal pertama ketika memasuki gerbong adalah mencari kursi saya yang ada di gerbong dua. Saya langsung memilih duduk di dekat jendela, alasannya simpel agar saya bisa menyender ketika tidur dan agar saya bisa meletakkan barang saya dibawah kaki saya dan tidak menganggu penumpang di sebelah saya.
Setelah duduk saya baru sadar bahwa ada AC yang terpasang di kelas Bisnis.
Ada sekitar 8 AC yang terpasang dan menurut saya, tidak ada pengaruhnya. Gerbong cukup penuh, hampir semua tempat duduk terisi dan hanya sekitar 10% tidak ada penumpangnya. Rasanya, panasss.....ketika kereta sudah jalan karena tidak ada udara dari luar padahal suhu sudah di set 18 derajat, tapi tetap panas. Baru ketika beberapa orang turun di jatibarang sedikit lebih sejuk. Padahal tempat duduk saya tidak jauh dari AC dipasang.

Yang lucu adalah ketika ada pemeriksaan tiket di stasiun sesaat sebelum berangkat. Saya duduk manis dengan kaca mata hitam [persiapan mau tidur :D] etrnyata polsuska yang memeriksa kami saya kenal, Hendro langsung saya memanggil namanya.Sesaat dia bingung dan saya pun membuka kacamata saya, dia baru paham dan saya mengatakan "selesaikan tugas dulu, nanti lanjut lagi" dan kami pun hanya bersalaman dan dia menanyakan kabar saya.
Sudah lama tak ketemu teman saya yang satu itu, terakhir beberapa tahun lalu waktu dia masih di Bank Mega. Rupanya sudah lama dia di polsuska dan saya baru sadar. Sesaat sebelum kereta berangkat dia menghampiri saya dari jendela luar dan kami mengobrol singkat melalui bahasa isyarat, ha ha ha...sebenarnya sih komat kamit gitu.
Lucunya, penumpang di sebelah saya seorang pria yang saya rasa hanay lebih tua sedikit dari saya bersama kedua orang tuanya yang duduk di belakang saya. Selama perjalanan saya ingin tidur tapi.....suara musik dari hp atau mp3 yang dia bunyikan menganggu saya. Walaupun mata saya terpejam, saya hanya tidur ayam karena cukup terganggu dan sepertinya dia sendiri tidak paham.
Sampai di jatibarang saya pun benar2 bangun dan dia mengajak saya mengobrol. Saya pun meladeninya [sekalian prospek] ha ha ha...
"Tadi pacarnya"
Saya masih belum connect dan masih menatapnya bingung dari balik kacamata saya.
"itu yang digambir"
"Oh" saya mulai menegrti "bukan"
"O, mantan ya"
ya ampun, ni orang kepo bener sih. Tapi ingat, be nice sama semua orang, jangan menilai hanya dari penampilan luar saja saya membatin "bukan, emang kenapa" saya pun tertawa
"Kirain mantannya"
"ha ha ha, teman saya sudah lama tak ketemu"
"oh" dan kami pun membicarakan pekerjaan, ternyata dia di erakom grup dan saya memperkenalkan diri sebagai agent prudential.
Perjalanan ke Cirebon cukup panas walau ada AC di kompartemen kami, dan di sambut oleh udara yang tak kalah panasnya sampai kulit saya sakit. Alhamdulillah sampai rumah sudah sedikit lebih baik dan tidak terlalu panas, Cirebon.... here I come

No comments:

Post a Comment

Syukron for coming ^^