Persiapan Mudik #3

Malam pulang kerja saya langsung packing, masih santai [padahal belum dapat tiket] dan beebrapa pesanan pun masih belum dibeli. Diputuskan, pagi mama mencari pesanan dan mengantri tiket sedangkan saya membereskan rumah, nyuci dan menyiapkan segala hal yang harus dibawa.
Jadilah, pagi hari jam 7 mamah masih leyeh-leyeh di rumah. Saya sendiri masih malas melakukan pemberesan rumah, jadilah sekitar jam 9 mamah baru berangkat dan saya pun baru mulai memebereskan rumah.
Sekitar jam 12 mamah nelpon, katanya masih di tanah abang cari pesanan celana panjang. Setelahnya beliau akan langsung meluncur ke gambir. Selepas dhuhur saya sudah siap dan sibuk menelepon operator taksi, mulai dari taksi biru, taksi putih, taksi kuning dan terakhir saya sibuk mencari kartu nama taksi orange. Dari kesemuanya, hanya taksi orange yang langsung tersambung ke operator, hanya saja taksi yang saya pesan harus menunggu karena taksi sedang susah [dipake orang-orang mudik kali ya].
Tak berapa lama Bruno Mars - Marry You berkumandang, saya langsung tergopoh-gopoh kembali ke ruang tamu. Berita buruk, saya tidak mendapatkan tiket....mama saya bilang sudah tidak ada penjualan. Ingin menangis rasanya, tidak mungkin 100% tiket habis dipesan online, karena sepengetahuan saya akan ada sisa sebanyak sekian persen untuk penjualan langsung.
Saya pun sms tante saya di cikarang, mengabarkan mungkin tidak bisa bertemu di kampung lebaran tahun ini. Hampir saja saya bbm rekan saya dan menanyakan apakah masih ada space kosong di mobilnya. Akhirnya mama saya menelpon dan memeberitahukan saya agar datang saja ke Gambir. Taksi yang saya pesan pun datang, segera meluncur ke gambir dengan si orange. Mampir dulu di Alfamidi, mengikuti saran supir taksi saya pun mengambil rute pinggir tol. Alhamdulillah jalanan lancar, di taksi saya sempat nonton TV sebelum akhirnya tertidur. Sebelum masuk gambir supir taksi membangunkan saya dan saya sampai di Gambir tidak sampai 1 jam dari rumah.




Di perjalanan mamah saya menelpon kembali dan beliau sudah mendapatkan tiket untuk kereta tambahan jam 20.10. Saya pun lantas mengucap Alhamdulillah dan bersyukur padaNya sehingga aku bisa tertidur lelap.
Argo taksi pun hanya IDR 50.000,- ditambah IDR 2.000 untuk masuk gambir dan IDR 2.000 untuk parkir di alfamidi.
Sampai di gambir, saya langsung memesan tiket pulang dari kampung. Di loket resmi tiket sudah habis sedangkan di Point Indomaret masih tersedia, saya tidak habis pikir mengapa sistem online malah menyusahkan penumpang.
Mama saya sempat silang pendapat dengan tiketing loket 10 yang menjawab dengan judesnya kalau tiket semua jurusan sudah habis. Ketika mamah saya bertanya ke CS yang banyak tersebar di stasiun, mereka mengatakan masih ada untuk kereta tambahan. Mama saya pun kembali ke loket 10 dan menanyakan tiket untuk kereta tambahan. Tiketing masih tetap dengan pendirian bahwa sudah habis semua jurusan, mamah saya nggak mau kalah, sehingga terjadi adu mulut sejenak. Akhirnya tiketing mengalah dan mengecek di web-nya. Tanpa perasaan bersalah, tiketing mengatakan bahwa masih ada tiket untuk kereta tambahan.
Saya menyesalkan pihak KAI yang tidak memberikan informasi secara merata dan menjual semua tiket sejak H-90. Karena tidak hanya saya, ada beberapa warga yang baru datang dari kota lain atau bahkan dari luar negeri dan tidak tahu dengan peraturan ini harus kecewa karena tidak mendapatkan tiket ditambah sikap tiketing loket 10 dan 11 yang hari itu sangat judes dan tidak informatif.
Saya pribadi sangat mendukung rencana KAI hanya saja petugas di lapangan harusnya bisa lebih informatif, komunikatif dan ramah terhadap calon penumpang. Karena tidak setiap orang 'melek' teknologi. Sekalipun 'melek' teknologi nggak setiap orang juga 'ngeh' akan peraturan yang baru. Ini bukan pertama kali saya mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari tiketing di stasiun gambir, entah karena kurangnya 'pendidikan' semasa orientasi, atau memang mereka lelah bekerja [tapi kalau lelah mengapa mereka sibuk mengobrol padahal di depan mereka antrian penumpang mengular].
Sayang saya tidak sempat memfoto mereka, bukan maksud saya untuk menjatuhkan mereka....saya hanya mau mereka lebih care and aware terhadap calon penumpang. Mudah-mudahan pelayanan KAI bisa semakin baik dari hari ke hari, dan semalam saya membaca berita di salah satu media elektronik bahwa pada 2014 KAI akan merampungkan double track.

No comments:

Post a Comment

Syukron for coming ^^