Perjalanan Malam

Hi reads, post kali ini saya ingin bercerita (curcol :D) mengenai Perjalanan Malam. Dua Hari terakhir saya pulang malam dan tidak menggunakan Transjakarta seperti biasanya, here we go...

Hari 1, Senin 04 Juni 2012
Keluar gedung sudah pukul 9 malam lewat, hujan cukup deras [gerimis cenderung hujan deras] tapi nekat keluar. Kenapa ? karena sudah hampir 9.30 malam dan saya khawatir ketinggalan Bianglala 44. Akhirnya saya dan butrep sepakat untuk naik taksi [sebenernya sih saya aja yang nebeng, butrep mau pulang naik taksi]. Sayang taksi di depan lobby gedung sudah ada yang punya. Nekat menerobos gerimis sambil ngobrol [dasar cewe]
"Akhirnya hujan juga ya bu"
"Iya nih"
"Coba sama yayang jadi beneran romantis deh bu"
"Iya ya, tadi ibu sama saya minta hujan apa angin ya ?"
"Hujan butrep, minta angin sama si kk" jawab saya sambil mengingat chatting siang tadi
"Ha ha ha, kalau begitu keturutan ya bu"
"Iya sayangnya sama butrep bukan sama yayang, ha ha ha"
"Ha ha ha"
Sampai di depan gedung, berjejer taksi biru tapi sayangnya mereka juga menunggu penumpang [sudah di book ]. Akhirnya setengah berlalri menuju jalan raya [posisi pintu masuk gedung agak masuk, sekitar 20 m dari jalan utama]. Alhamdulillah sampai juga di depan dan langsung dapat si burung biru.
"Manggarai pak, tapi lewat karet ya."
"Iya pak, saya turun di kolong karet ya" saya menambahkan
Sampai di kolong karet, bus tercinta saya sudah menunggu penumpang. Langsung saya turun dari taxi [sambil say thanks] dan berlari kecil menuju bus saya tercinta.
Tidak berapalama bus saya pun mulai menembus gerimis di sepanjang jalan sudirman, berhenti di benhil dan melanjutkan berhenti [again] di SCBD. Untungnya bus segera berjalan kembali dan berhenti [again.....] di ratu plaza. Cukup lama berhenti, saya sampai hampir tergoda untuk turun dan naik Kopaja P19, tapi saya khawatir sampai blok m sudah tidak ada Metromini 69 atau 70 [jam sudah merangkak di angka 10 malam].
Saya sudah lega ketika bus berjalan perlahan, tapi lagi-lagi [argghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh.........jambak rambut] berhenti di samping STC [lama banget, lebih dari 30 menit] rasanya frustasi sekali saya.
Tapi saya mencoba bersabar, mungkin ini bus terakhir jadi memang harus menunggu bubaran mall. Kasihan kan penumpang lain kalau sampai ketinggalan bus ini, mau pulang naik apa mereka ke rumah.
Dan akhirnya, 10.45 bus tercinta saya pun beranjak meninggalkan tempat ngetem [mangkal] terakhirnya. Jalan perlahan namun pasti menuju ciedug, saya perhatikan sudah hampir tengah malam saja ada pengamen. Kebanyakan isinya adalah pekerja [seperti saya] yang pulang malam, beberapa pekerja kasar [yang maaf, wanginya bikin saya pusing tujuh keliling] belum lagi supir yang merokok [hello......ini bus AC sekali lagi AAAA CEEEEEE] bikin paru-paru dan indra penciuman saya dan penumpang lain tercemar saja.
Akhirnya, sampai juga saya di ruma setengah dua belas malam.....untung saya perempuan baik-baik jadi saya masih dapat becak :D [nggak kebayang dong dari depan komplek saya harus jalan kaki ditengah malam yang semakin sepi, deuuuuuu.... :D].

Hari 2, Selasa 05 Juni 2012
Yap, kali ini saya sangat bersyukur langit Jakarta cerah ceria. Jam 9 teng saya dan butrep sudah ada di depan gedung. Butrep memutuskan menggunakan ojek dan saya pun naik kopaja P19. Cukup tegang juga, di dalam kopaja hanya saya perempuan sendirian yang lainnya laki-laki semua. Aduh keringat dingin udah mulai keluar tapi saya berusaha tetap cool. Apalagi tiba-tiba bapak-bapak yang duduk di seberang kiri saya, menanyakan rute P19. Sampai lelaki muda yang di depan saya ikut menengok [mungkin dia khawatir sama saya]. Dalam pikiran saya, kenapa dia harus tanya sama saya sedangkan dia naik dari tadi [asumsi, karena dia sudah ada di dalam sebelum saya] padahal di sana ada beberapa lelaki muda yang bisa dimintai tolong [nggak ada kenek, jadi langsung bayar sama supir]. Sempet keki gimana gitu, tapi saya tetap jawab pertanyaannya sesopan mungkin.
 Alhamdulillah, di karet naik seorang ibu, dan kemudian beberapa orang perempuan muda di benhil. Sampai blok m saya tidak sendirian menjadi penumpang di P19 (alhamdulillah). Di blok m saya langsung menyebrang menuju terminal dan voila ada metromini 70 yang penuh [pas bangku dengan 1 ibu berdiri]. saya pun pasrah berdiri sampai tujuan, daripada saya harus tunggu lama [naik 69 lebih lama kecuali saya mau jalan ke arah taman marta tiahahu, yang nggak banget malem-malem dan sendirian]. Eh, ternyata di paling depan kosong, jadilah saya duduk di sebalah bapak-bapak. Supir metromininya masih muda, suara musik menghentak mulai dari bruno mars, ungu, rossa, wali sampai tarlingan dan house music pun ada. Di 70 saya sih nggak seberapa deg-deg an walau banyakan penumpang cowo. Saya meresa sudah dekat rumah, jadi lebih santai. Apalagi ada beberapa penumpang perempuan, jadi ya makin santai [walau dzikir tiada putus].
Cuma sebelnya, jalannya lambat sekali sudah begitu di sekitar copilas berhenti lama cuma untuk jemput seorang pemuda, ya ampuuun....plis deh bang, penumpang ditelantarkan. Lampu mulai dimatiin, haduh, makin deg-deg an soalnya saya cuma bertiga dengan dua penumpang perempuan lain. Yang lainnya cowo semua, hiiii......but stay cool.....saya duduk deket pintu [pindah pas di kelapa dua] kalau kenapa-kenapa kabur dan teriak plus persiapan lainnya :D. Menarik nafas lega, jam 10.05 malam sudah sampai di pom bensin depan komplek dan masih ada ojek terakhir. 10.12 sudah sampai di rumah dengan selamat, alhamdulillah.

Dua malam ini benar-benar menguras esmosi jiwa [lebay] maklum saja saya biasanya naik Transjakarta kalau pulang malam [dan nebeng temen yang kebetulan satu komplek] atau naik kwk 03 [kalau habis hang out bareng temen lama]. Kemarin saya lupa kalau teman saya masuk malam, tahu begitu saya naik transjakarta dan bersama pulang ke rumah sama dia. Semalam sih, dia sudah ada janji dengan yang lain jadilah saya memilih naik P19 yang memang terbukti lebih cepat daripada saya naik 44 [dan lebih hemat :D].
Malam nanti....hmmm, saya masih berfikir akan naik apa pulang ke rumah. tunggu cerita saya selanjutnya ya :)

point of this story
> Tetep hati-hati and stay cool walau kita satu-satunya kaum  hawa di mobil
> WASPADA
> Meminta perlindungaNya
> Usahakan mencari teman seperjalanan ^_^

No comments:

Post a Comment

Syukron for coming ^^